Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Kadis PU Papua nyagub, Komisi I: Stop kumpul di Papua pakai di tempat lain
  • Kamis, 06 April 2017 — 19:59
  • 3299x views

Kadis PU Papua nyagub, Komisi I: Stop kumpul di Papua pakai di tempat lain

"Gubernur segera berhentikan dia. Ganti orang lain. Sama saja dia tidak menghargai gubernur. Orang akan berpikir dia ambil uang di sini (Papua) pakai di tempat lain," kata Elvis, Rabu (5/4/2017).
Banner Djuli Mambaya (DJM) di Jalan Attang Benteng, Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Sulsel - soppengterkini.com
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Jayapura, Jubi - Komisi I DPR Papua bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan HAM bersuara pasca kabar yang menyebut Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Papua, Djuli Mambaya (DJM) akan mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur (Cagub) Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam Pilgub provinsi itu, 2018 mendatang.

Ketua Komisi I DPR Papua, Elvis Tabuni mengatakan, DJM telah dipercaya Gubernur Papua, Lukas Enembe menjabat Kadis PU. Harusnya dia menjaga kepercayaan itu.

"Gubernur segera berhentikan dia. Ganti orang lain. Sama saja dia tidak menghargai gubernur. Orang akan berpikir dia ambil uang di sini (Papua) pakai di tempat lain," kata Elvis, Rabu (5/4/2017).

Menurutnya, mencalonkan diri sebagai kepala daerah hak setiap warga negara. Pihaknya tidak membatasi DJM untuk itu. Namun jika benar-benar ingin menjadi Cagub Sulsel, Djuli Mambaya sebaiknya mempercayakan jabatan Kepala Dinas PU kepada orang lain.

"Kami komisi yang membidangi pemerintahan. Kalau mau kerja, kerja di Papua. Kalau mau cagub, ya lebih baik ganti saja dengan orang lain. Jangan sampai merusak nama gubernur. Kami menjaga nama gubernur," ujarnya.

Elvis menyatakan, komisinya secara resmi akan menyurati Gubernur Papua, Lukas Enembe terkait hal itu.
Kabar Kadis PU Papua akan mencalonkan sebagai Cagub Sulsel telah didengar Sekretaris Daerah Papua, Hery Dosinaen mendengar kabar tersebut, berencana memanggil Djuli. Menurutnya, jika benar, tindakan Kadis PU ini sangat tidak etis.

“Memang untuk maju sebagai gubernur itu hak masyarakat, tetapi sebagai Aparatur Sipil Negara, kita harus beretika dalam pemerintahan,” kata Hery.

Menanggapi itu, Djuli mengaku siap mengklarifikasi. Memberi penjelasan, sejelas-jelasnya kepada pimpinannya. Ia juga menampik telah mendeklarasikan diri maju sebagai Cagub Sulsel.

“Tidak benar saya deklarasi. Yang benar adalah suatu euforia atau perasaan senang dari pihak keluarga di kampung terhadap kinerja saya selama 17 tahun mengabdi untuk Papua. Pada akhirnya mereka seperti ingin memakai tenaga saya untuk membangun di kampung,” kata Djuli kepada wartawan, di Jayapura, Selasa (4/4/2017).

Ia juga menegaskan tidak pernah membentuk tim relawan untuk pemenangannya di Pilkada Sulsel. Relawan itu dibentuk keluarganya. "Sekali lagi mereka bangga dan ingin pulang membangun kampung. Namun secara pikiran apa yang salah dari itu? Sebab mereka mungkin hanya ingin ada perubahan di kampungnya,” ujarnya.

Pernyataan DJM itu bertentangan dengan pemberitaan koranseruya.com, 25 Maret 2017. Dalam pemberitaan media online yang berkantor di Jalan Kelapa Nomor 76, Kota Palopo, Sulawesi Selatan itu menyebut, DJM telah mendeklarasikan diri di tempat wisata, Bukit 513 JT, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Sabtu (25/3/2017).

Dalam pemberitaan itu, DJM menyatakan siap maju dalam Pilgub Sulsel, 2018 mendatang.

”Saya menyatakan siap maju di Pilgub Sulsel,” kata Djuli di hadapan ratusan simpatisannya.

Ia mengaku sudah berkomunikasi dengan sejumlah partai politik. Namun, DJM juga siap maju dari jalur independen. Kendati belum dikenal secara luas oleh masyarakat Sulawesi Selatan, Djuli mengaku tidak gentar dengan sejumlah bakal calon yang disebut-sebut akan maju di pilgub Sulsel. Dengan catatan, pilgub berlangsung fair, sesuai dengan aturan yang berlaku.

Menurutnya, provinsi Sulsel membutuhkan sosok dengan latar belakang sarjana teknik seperti dirinya. Sehingga, dapat mengetahui secara rinci pembanguan infrastruktur demi kesejahteraan warga. (*)

loading...

Sebelumnya

Legislator: Pokja Papua stop jadi "presiden kecil"

Selanjutnya

Faktor ekonomi penyebab hutan daun sagu berganti atap seng

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe