Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Pemkab Jayapura terus dorong fungsi kampung adat 
  • Jumat, 07 April 2017 — 08:18
  • 679x views

Pemkab Jayapura terus dorong fungsi kampung adat 

“Tahun lalu banyak kampung adat yang ditetapkan. Tahun ini pasti berlanjut. Sementara menunggu kesiapan yang lain, anggaran akan kami turunkan ke kampung agar dapat melaksanakan pembangunan di kampung yang sudah ditetapkan menjadi kampung adat. Tentunya pemerintah daerah juga akan melakukan pendampingan terhadap hal ini agar benar-benar pembangunan yang dinginkan masyarakat dapat terwujud,” katanya kepada Jubi di Sentani per seluler, Kamis (6/4/2017).
Prosesi pengukuhan salah satu kampung adat di Kabupaten Jayapura – Jub/Engel Wally
Engelbert Wally
engellenny2509@gmail.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Sentani, Jubi – Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong fungsi kampung adat yang sudah dibentuk untuk menyelenggarakan pemerintahan. 

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw mengatakan, selain diberikan ke kampung-kampung sebesar Rp 1 miliar dari tiga sumber pendanaan, pendampingan juga dilakukan untuk pembangunan berkelanjutan. 

“Tahun lalu banyak kampung adat yang ditetapkan. Tahun ini pasti berlanjut. Sementara menunggu kesiapan yang lain, anggaran akan kami turunkan ke kampung agar dapat melaksanakan pembangunan di kampung yang sudah ditetapkan menjadi kampung adat. Tentunya pemerintah daerah juga akan melakukan pendampingan terhadap hal ini agar benar-benar pembangunan yang dinginkan masyarakat dapat terwujud,” katanya kepada Jubi di Sentani per seluler, Kamis (6/4/2017).

Pihaknya pun akan membuka sekolah adat di kampung-kampung untuk mewujudkan pendidikan berbasis kearifan lokal. 

“Adat sebagai jati diri kita tentunya tidak dibiarkan tanpa ada pengetahuan yang baik kepada masyarakat. Selain sekolah formal yang diikuti anak-anak di tiap kampung adat, sekolah berbasis adat juga penting untuk diberikan sebagai bekal pengetahuan bagi masyarakat dan generasi yang ada, sehingga pengetahuan tentang jati diri sebagai masyarakat adat yang melaksanakan semua sistem di dalam tatanan adat dapat berjalan dengan baik. Hal ini yang akan menjadi benteng bagi mereka dalam menghadapi era globalisasi,” katanya. 

Ondofolo Kampung Sosiri, Boaz Enok mengatakan, penting untuk menjaga nilai-nilai kearifan lokal, pendidikan dan pemerintahan yang baik. Apa yang sudah dibuat Pemkab Jayapura, lanjutnya, semestinya didukung. 

“Mulai dari kampung adat sampai sekolah berbasis adat sangat penting bagi masyarakat. Semua ini dimulai dari dalam keluarga, lingkungan dan masyarakat,” katanya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Menteri PPPA dorong bangun lapas anak di Papua

Selanjutnya

Dicekal di bandara, Kadistrik Sentani Timur merasa terganggu

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe