Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Laga Uncen lawan STT GKI sempat ricuh
  • Senin, 10 April 2017 — 09:11
  • 697x views

Laga Uncen lawan STT GKI sempat ricuh

Namun wasit dapat menetralisir  kejadian ini, dengan memberikan kartu merah kepada dua pemain. Pertandingan kemudian dilanjutkan hingga berakhir untuk kemenangan Uncen dengan skor 2-0.
Manajer Uncen, Doni Donatus Gobay melakukan protes ke meja panitia – Jubi/Simon Daisiu
Simon Daisio
Editor : Jean Bisay

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi – Pertandingan babak 8 besar JWW Cup antara Universitas Cenderawasih (Uncen) versus STT GKI I.I Kijne, di lapangan Kotaraja dalam, Minggu (9/4/2017) sempat terjadi kericuhan.

Kejadiannya saat pertandingan memasuki menit ke-80, terjadi tendang-menendang atau aksi buka jurus antara pemain Robertho Ongge dari STT GKI dan Haryoli Marlisa, Uncen.

Namun wasit dapat menetralisir  kejadian ini, dengan memberikan kartu merah kepada dua pemain. Pertandingan kemudian dilanjutkan hingga berakhir untuk kemenangan Uncen dengan skor 2-0.

Manajer Uncen, Doni Donatus Gobay kepada wartawan usai pertandingan mengatakan, pihaknya tidak terima keputusan itu. Menurutnya wasit harus ada peringatan sebelum keluarkan kartu merah.

Saat berikan kartu merah, lanjutnya, tidak segampang itu harus sesuai aturan, tetapi harus ada tahap demi tahap. Seperti peringatan lebih dulu tetapi ini sama sekali tidak ada.

“Itu sangat merugikan kami, apalagi pemain itu merupakan salah satu pemain kunci,” kata Gobay dengan kesal.

Uncen protes dan menyurat resmi kepada panpel dalam hal ini Komdis. Sebab dua kali mengalami nasib serupa. Di Hamadi lawan Musamus juga ada pemain dapat kartu merah.

Di tempat yang sama pengawas pertandingan Burdam, mengatakan pertandingan antara STT dan Uncen, permasalahanya yang terjadi di menit ke 80 kedua tim dengan nomor punggung 5 dan 7, mendapat kartu merah karena pengamatan permainan sangat kasar dan potensi kacaukan permainan.

“Terjadi miskomunikasi antara kedua tim. Pemain uncen nomor 5 ambil ancang-ancang melakukan pemukulan, akibatnya kedua pemain kami keluarkan agar situasi kondusif dan pertandingan berjalan lagi,” katanya menjelaskan. (*)

loading...

Sebelumnya

PBVSI Papua siap dukung program KONI menuju PON 2020

Selanjutnya

Persipura tidak gelar launching tim

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 11 Mei 2018 WP | 6365x views
Domberai |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 2462x views
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2340x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe