TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Minim anak asli yang lolos syarat casis Polri, ini kata legislator Papua
  • Senin, 10 April 2017 — 14:21
  • 938x views

Minim anak asli yang lolos syarat casis Polri, ini kata legislator Papua

"Dalam beberapa tahun terakhir, Polda Papua memprioritaskan anak-anak asli Papua. Hanya saja, terkadang yang mendaftar jumlahnya minim. Tidak sampai kuota yang ditentukan. Makanya, kami harap Polda lebih gencar melakukan sosialisasi rekrutmen anggota Polri,” kata Elvis Tabuni pekan lalu.
 Ilustrasi Anggota Polri - Jubi/ Arjuna
Arjuna Pademme
[email protected]
Editor : Angela Flassy

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Tahun ini, minim anak asli Papua yang memenuhi syarat dalam pendaftaraan penerimaan calon siswa (casis) Polri di Papua. Tercatat, dari 500 orang mendaftar, hanya 150 yang lolos pemberkasan. Sementara non Papua mencapai 1.500 orang.

Menyikapi hal itu, Ketua Komisi I DPR Papua, komisi bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan HAM, Elvis Tabuni menduga, ini tak lepas dari minimnya sosialisasi.

"Dalam beberapa tahun terakhir, Polda Papua memprioritaskan anak-anak asli Papua. Hanya saja, terkadang yang mendaftar jumlahnya minim. Tidak sampai kuota yang ditentukan. Makanya, kami harap Polda lebih gencar melakukan sosialisasi rekrutmen anggota Polri,” kata Elvis Tabuni pekan lalu.

Selain dugaan kurang sosialisasi, faktor lain kata Elvis, mungkin lantaran anak-anak asli Papua sendiri kurang tertarik mendaftar sebagai casis Polri. Mungkin juga minimnya dororan orangtua.

"Ya bisa saja faktor lain menjadi penyebab. Kami pernah usul, bagaimana kalau program polisi Otsus diadakan lagi, seperti beberapa tahun lalu. Mungkin dengan begitu bisa menumbuhkan animo anak-anak asli Papua mendaftarkan diri," ujarnya.

Katanya, bicara Otonomi Khusus (Otsus) Papua, lebih kepada kebijakan keberpihakan kepada orang asli Papua. "Kalau polisi Otsus diadakan lagi, mungkin akan lebih banyak anak asli Papua yang mendaftar," katanya.

Permintaan prioritas anak asli Papua dalam penerimaan casis Polri di Papua juga disampaikan Bupati Merauke, Frederikus Gebze pekan lalu kepada Kapolda Papua, Irjen (Pol) Paulus Waterpauw ketika Kapolda Papua berkunjung ke wilayah hukum Polres Merauke.

"Mungkin ada kebijakan dari Pak Kapolda Papua terhadap anak-anak Papua yang sedang ikut proses seleksi masuk polisi,” kata Bupati Freddy ketika itu. (*)

loading...

Sebelumnya

Paulus Waterpauw jadi "jagoan" Golkar di Pilgub Papua

Selanjutnya

Kapolda Papua diminta tarik Brimob dari Nduga

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat