Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. Perlu ada aparat keamanan untuk awasi UNBK
  • Selasa, 11 April 2017 — 10:09
  • 719x views

Perlu ada aparat keamanan untuk awasi UNBK

Kepala SMA PGRI Kota Jayapura Janet Berotabui kepada wartawan, Senin (10/4/2017) mengatakan, sebelum pelaksanaan ujian berlangsung pihaknya mendapat hambatan dari orang luar, karena ada sejumlah orang mabuk masuk ke lingkungan sekolah dan sempat adu mulut dengan siswanya.
Peserta didik SMA PGRI saat mengikuti UNBK di SMKN 8 Jayapura – Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Jayapura, Jubi –
Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMA PGRI diwarnai sedikit insiden yang tidak mengenakkan dari pihak luar yang ingin mengganggu pelaksanaan ujian tersebut.
 
Kepala SMA PGRI Kota Jayapura Janet Berotabui kepada wartawan, Senin (10/4/2017) mengatakan, sebelum pelaksanaan ujian berlangsung pihaknya mendapat hambatan dari orang luar, karena ada sejumlah orang mabuk masuk ke lingkungan sekolah dan sempat adu mulut dengan siswanya.
 
“Awalnya anak didik saya ingin masuk ke dalam sekolah, namun ditahan oleh orang mabuk tersebut dan disuruh mengantar dia (orang mabuk-red) ke jalan utama yang kurang lebih 50 meter dari sekolah, karena ingin ujian anak didik saya enggan untuk mengantar, sempat terjadi keributan,” katanya.
 
Namun ia dan sejumlah guru datang dan menenangkan yang bersangkutan untuk lebih memahami, karena anak-anak tersebut hendak mengikuti ujian.
 
“Awalnya sudah tenang, namun orang mabuk tersebut ribut-ribut, akhirnya kami mengambil inisiatif untuk menghubungi pihak kepolisian, tidak lama aparat sudah datang dan mengamankan orang tersebut,” ujarnya.
 
Dari kejadian tersebut, Berotabui berharap ke depan pihaknya bisa menyelenggarakan UNBK di sekolahnya sendiri.
 
“Saat ini kami masih menumpang di SMKN 8 Jayapura. Ini bukan rumah kami, namun ke depan kami bisa ujian di rumah kami sendiri,” harapnya.
 
Seorang guru SMA PGRI yang enggan menyebutkan namanya berharap ke depan Disdikbud Kota Jayapura bisa bekerja sama dengan kepolisian untuk menjaga ketertiban pelaksanaan ujian.
 
“Mungkin harus ada pihak keamanan dalam pengawasan ujian, terlebih sekolah-sekolah yang letaknya sangat jauh dari pusat kota atau letak sekolah yang sering rawan dimasuki orang-orang mabuk,apalagi sekolah yang kami tumpangi ini jauh dari kota dan terletak di pinggiran Danau Sentani,” katanya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

HUT ke-51, bank Papua gandeng PMI Kabupaten Jayapura gelar donor darah

Selanjutnya

Token bermasalah, UNBK di SMAN 4 Jayapura molor 1 jam  

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe