Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Sem Nuboba, putra asli Papua dipanggil ikut tes wasit Liga 2
  • Selasa, 11 April 2017 — 10:42
  • 1070x views

Sem Nuboba, putra asli Papua dipanggil ikut tes wasit Liga 2

Ya, Sem Nuboba menjadi satu-satunya putra asli Papua yang dipanggil PSSI mengikuti seleksi wasit Nasional untuk bertugas memimpin Liga 2.
Sem Nuboba (pegang bola) bersama korps wasit Asprov PSSI Papua – Jubi/Jean Bisay
Andreas Weleurat
Editor : Jean Bisay
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Tidak bisa dipungkiri keterlibatan wakil Papua dalam mengisi posisi perangkat pertandingan sepak bola, khususnya wasit di Indonesia masih minim.

Itu bisa dibuktikan saat PSSI memanggil para pengadil dari seluruh nusantara yang nantinya bertugas di kompetisi Liga 1 maupun Liga 2 Indonesia, Papua hanya kebagian jatah 1 orang.

Ya, Sem Nuboba menjadi satu-satunya putra asli Papua yang dipanggil PSSI mengikuti seleksi wasit Nasional untuk bertugas memimpin Liga 2.

Kepada Jubi di lapangan Tunas Muda Hamadi, Senin (10/4/2017) sore, pria pengagum Pierluigi Collina, wasit top dunia asal Italia ini mengatakan, dirinya sudah siap mengikuti seleksi wasit di Bandung, Jawa Barat.

“Surat resmi dari PSSI sudah saya terima lewat WhatsApp (WA). Kegiatannya di Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad), Cimahi, Jawa Barat,” jelasnya.

“Saya akan berangkat tanggal 12 April. Kegiatannya selama 3 hari, dari tanggal 13 hingga 15 April,” Nuboba merinci.

Sem Nuboba yang juga berprofesi sebagai guru di SMP Negeri 6 Jayapura Utara, mengaku dirinya telah siap mengikuti serangkaian tes agar bisa terpilih dalam korps wasit di liga 2.

“Setiap pagi saya latihan lari di Mandala. Secara fisik maupun psikologis, saya siap bersaing dengan sesama wasit di Indonesia,” ucapnya percaya diri.

Pria kelahiran 10 Mey 1974 ini punya pengalaman sebelumnya pernah memimpin pertandingan di liga pendidikan Indonesia, Divisi I, II dan III.

S.T Yarona, wasit senior PSSI Papua mengaku sangat jarang wasit asal Papua terjun memimpin liga di Indonesia. Kalaupun ada, hanya satu-dua orang saja.

“Kita dari Papua sangat kurang tenaga wasit yang bertugas di tingkat nasional. Bisa dihitung dengan jari, ini menjadi tantangan dan tugas Asprov PSSI Papua ke depan,” akunya.

Yesayas Leihitu, anggota Komite Wasit PSSI menginformasikan pihaknya telah menyiapkan ratusan perangkat pertandingan di Liga 1 dan 2. Untuk Liga 1 ada 100 perangkat pertandingan yang terdiri dari 45 wasit utama dan 55 asisten wasit. Sementara untuk Liga 2 ada 160 perangkat pertandingan.

“Sebelum beraksi di dalam lapangan, seluruh perangkat pertandingan diwajibkan untuk mengikuti tes fisik dan psikologi. Hal itu dimaksudkan untuk meningkatkan kompetisi Liga 1 dan 2,” tegasnya.

Perangkat pertandingan yang khusus memimpin Liga 1 dan 2 terlebih dahulu mendapat penataran tentang peraturan terbaru dari AFC dan FIFA. (*)

loading...

Sebelumnya

Persipura tidak gelar launching tim

Selanjutnya

Bantai STIE Jambul Timika 7-0, STIH Manokwari ke semifinal

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe