Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Berita Papua
  3. Lukas Enembe : Kalau Presiden Joko Widodo ke Papua bisa menginap di gedung negara ini!
  • Selasa, 11 April 2017 — 16:38
  • 4414x views

Lukas Enembe : Kalau Presiden Joko Widodo ke Papua bisa menginap di gedung negara ini!

Lukas Enembe tekankan, gedung negara bukanlah milik Gubernur ataupun Wakil Gubernur. Tetapi milik semua orang Papua, sehingga kami tinggalkan ini sebagai legasi (warisan).
Gedung Negara di Provinsi Papua yang baru diresmikan - IST
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Soroton beberapa kalangan tentang pembangunan Gedung Negara yang terletak di Dok V Atas, Distrik Jayapura Utara perlu ditinjau ulang. Pasalnya pembangunan gedung diatas tanah seluas dua hektar dan bernuansa budaya Papua ini sengaja dibangun untuk selanjutnya diwariskan kepada anak-anak Papua.

Gubernur Papua Lukas Enembe saat meresmikan Gedung Negara, di Jayapura, Minggu (10/4/2017) menjelaskan, semua tiang pilar utama yang menopang seluruh sisi gedung berbentuk tifa yang melambangkan sebuah gendang. Bukan hanya itu, seluruh atap bagian atas berbentuk honai yang melambangkan rumah adat di Papua serta dihiasi ukiran-ukiran dari lima wilayah adat seperti Kabupaten Asmat dan Sentani.

Selain itu, proses pengecatan ukiran-ukiran dinding juga melibatkan suku-suku terkait sehingga tidak asal membuatnya. "Jadi untuk ukiran ini kami datangkan orang asal Sentani dan Asmat karena memang ukirannya. Kami tidak ingin salah dalam bekerja," kata Enembe.

Ia katakan, seluruh ornamen-ornamen dirancang oleh budayawan dari Universitas Cenderawasih dan sesuai dengan budaya Papua. "Seluruhnya kami taruh disini," tambahnya.

Lukas Enembe tekankan, gedung negara bukanlah milik Gubernur ataupun Wakil Gubernur. Tetapi milik semua orang Papua, sehingga kami tinggalkan ini sebagai legasi (warisan).

"Saya rasa gedung ini sudah dibangun dengan sangat luar biasa, tapi masih ada beberapa bangunan yang akan dibangun seperti mess dan pagar. Dengan demikian di peringatan empat tahun kepemimpinan saya bersama Klemen Tinal ini, secara resmi dengan doa otomatis gedung ini sudah bisa dipakai oleh kita semua dan ini akan dijadikan tempat untuk semua orang," ucapnya.

Oleh karena itu, pihaknya sangat bersyukur gedung ini bisa selesai dalam dua tahun. "Begitu kami bongkar gedung ini ternyata sudah dibangun dari jaman Belanda, sehingga seluruh kayu yang ada sudah lapuk dan selama ini hanya dilakukan tambal sulam, untuk itu saya perintahkan untuk bongkar dan bangun baru," kata Enembe.

"Keberadaan gedung negara adalah aset negara yang bisa ditinggalkan untuk anak-anak Papua, karena dengan adanya gedung yang bagus dan permanen anak-anak Papua bisa bekarya disini. Untuk itu kami sangat mengucap syukur atas karya Tuhan atas kami," tambahnya.

Gubernur Enembe katakan, selama empat tahun memimpin Papua, dirinya bersama Klemen Tinal selaku Wakil Gubernur selalu saling melengkapi kekurangan masing-masing, dan atas dukungan dan kerjasama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) semua pembangunan bisa berjalan dengan sangat baik.

"OPD yang ada sekitar 53, ini yang membuat pemerintahan Papua sangat kuat karena seluruhnya saling bekerjasama. Saya sampaikan terimakasih, karena dalam empat tahun indikator pembangunan banyak terjadi perubahan. Terus terang banyak terjadi perubahan, para bupati dan wali kota juga telah bekerja dengan sangat baik dalam membangun daerah masing-masing," kata Enembe.

"Harapan saya kedepan semua bisa bekerja dengan lebih baik lagi, sehingga peningkatan-peningkatan disegala bidang bisa terjadi dengan merata. Ini adalah gambaran pembangunan Papua, dengan demikian harapan kami bisa lebih baik lagi dan banyak pembangunan terjadi," tambahnya.

Pada kesempatan ini juga, Gubernur Lukas Enembe memberikan apresiasi kepada forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) yang selama ini sudah bekerjasama dengan baik dengan Pemerintah Provinsi Papua.

"Kita ditugaskan oleh negara di provinsi sesuai dengan tugas dan tupoksi masing-masing. Saya berterimakasih kepada TNI/Polri dan pihak lainnya karena sudah menjaga keamanan masyarakat Papua, menjaga keutuhan NKRI. Atas nama pemerintah provinsi Papua saya sampaikan terimkasih, Tuhan memberkati bapak-bapak dalam tugas dan pelayanan," ucapnya.

Dia menambahkan, selama satu tahun dirinya akan menempati gedung negara ini, sehingga bisa tinggalkan kenangan untuk waktu selanjutnya. "Gedung ini juga akan dipakai untuk menerima para tamu yang datang ke Papua. Jadi kalau Presiden Joko Widodo ke Papua bisa menginap di gedung negara ini!" tutupnya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Anggota terlibat narkotika, Kapolres Jayawijaya: hukumnya pecat 

Selanjutnya

LUKMEN berhasil bawa perubahan di berbagai bidang

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe