Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Sulawesi
  3. Pemkot Gorontalo targetkan 500 asuransi nelayan
  • Selasa, 11 April 2017 — 19:22
  • 2660x views

Pemkot Gorontalo targetkan 500 asuransi nelayan

Sangat besar manfaat asuransi ini bagi nelayan. Klaim yang ditawarkan asuransi terbagi menjadi dua jenis. Yang pertama santunan kecelakaan akibat melakukan aktivitas penangkap ikan dan kedua santunan kecelakaan selain melakukan aktivitas penangkapan ikan
Ilustrasi (Jubi/HarianRiau.co)
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syam Terrajana

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Gorontalo, Jubi - Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo, Provinsi Gorontalo, menargetkan 500 nelayan yang tersebar di daerah itu, sudah terdaftar asuransi saat masuk pertengahan tahun 2017.

Kepala Dinas Perikanan, Kelautan dan Pertanian Kota Gorontalo, Fitria S Bagu, mengatakan, tahun ini mereka mendapat jatah 750 asuransi bagi nelayan.

"Asuransi nelayan sepenuhnya menggunakan dana dari APBD. Dari total jatah itu, pemerintah menyediakan anggaran sebanyak Rp5,1 miliar," katanya.

Pada tahun 2016, ungkap Fitria, pemerintah menyediakan 1.000 calon peserta asuransi. Namun yang terealisasi hanyalah 310 peserta.

Kendalanya, nelayan yang sibuk melaut dan tak sempat mengurus asuransi. "Kartu nelayan bisa diurus melalui kelurahan, setelah itu mereka mendaftar di dinas terkait. Percepatan pembuatan asuransi bagi nelayan kami sudah lakukan, dengan mendatangi mereka. Namun para nelayan tak berada di tempat," katanya.

Usaha lain yang dilakukan pemerintah yakni dengan melakukan sosialisasi di setiap kelurahan. Namun hal itu diakui belum juga berhasil. Untuk saat ini mereka mengaku rajin turun lapangan, untuk mensosialisasikan program asuransi bagi nelayan.

"Sangat besar manfaat asuransi ini bagi nelayan. Klaim yang ditawarkan asuransi terbagi menjadi dua jenis. Yang pertama santunan kecelakaan akibat melakukan aktivitas penangkap ikan dan kedua santunan kecelakaan selain melakukan aktivitas penangkapan ikan," katanya.

Untuk bagian pertama, hal itu menyangkut kematian sebesar Rp200 juta, cacat tangkap Rp100 juta dan biaya pengobatan Rp20 juta.

Dibagian ke dua ada kematian yang tidak disebakan kecelakaan melaut sebesar Rp160 juta, cacat tangkap Rp100 juta dan biaya pengobatan Rp20 juta. (*)



 


 


 

loading...

#

Sebelumnya

Yusniar divonis bebas

Selanjutnya

Karawo punya dampak bagi ekonomi Gorontalo

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe