Festival Film Papua
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Nasional & Internasional
  3. Lebih dari 1100 orang Papua diberi kewarganegaraan Papua Nugini
  • Rabu, 12 April 2017 — 07:38
  • 1960x views

Lebih dari 1100 orang Papua diberi kewarganegaraan Papua Nugini

Pertama kalinya dalam sejarah, Papua Nugini menganugerahkan secara hukum pengakuan kewarganegaraan terhadap 403 orang pengungsi Papua.
Gapura memasukai perbatasan PNG - Indonesia di Wutung - IST
Post Courier
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Zely Ariane

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, JubiPertama kalinya dalam sejarah, Papua Nugini menganugerahkan secara hukum pengakuan kewarganegaraan terhadap 403 orang pengungsi Papua dalam sebuah upacara resmi Senin (10/4) di Kuinga, Provinsi sebelah Barat, Papua Nugini.

Sebanyak 711 pengungsi Papua lainnya di kamp pengungsi East Awin di provinsi tersebut dianugerahkan pengakuan kewarganegaraan yang sama hari ini (11/4/2017).

Kewarganegaraan tersebut diberikan hanya kepada pengungsi West Papua yang telah lebih dahulu mendapatkan status Izin Tinggal Permanen oleh pemerintah.

Melalui proses naturalisasi, warga negara baru Papua Nugini berusia di atas 18 tahun, menandatangani dokumen hukum dan secara terbuka menyatakan menanggalkan status kewarganegaraan Republik Indonesia serta mendeklarasikan sumpah kesetiaan kepada Papua Nugini dan Konstitusinya sebelum menerima sertifikat kewarganegaraan tersebut.

Kepala Imigrasi dan Pejabat Layanan Kependudukan Papua Nugini, Solan Mirisim menganugerahkan kewarganegaraan tersebut secara resmi yang disaksikan oleh para pejabat negara seperti pemerintahan provinsi Fly River, Departemen keprovinsian dan pemerintahan lokal, PNGICSA, dan pemangku kepentingan lainnya termasuk penduduk setempat.

“Kewarganegaraan ini mendandai peristiwa penting, karena untuk pertama kalinya upacara pengakuan orang West Papua yang menjadi pengungsi atau pencari suaka di Papua Nugini tahun 1970an dan 1980an secara resmi menjadi warga negara Papua Nugini. Ini akan memberikan anda jaminan yang belum pernah diperoleh sebelumnya untuk secara formal menjadi bagian dari negeri kami” ujar Mirisim kepada warga negara Papua Nugini yang baru tersebut.

“Kemajuan proses ini juga menunjukkan komitmen tulus Papua Nugini atas perlindungan pengungsi, pengakuan bahwa terdapat lebih dari 21 juta pengugsi saat ini di seluruh dunia,” ujarnya.

Penjabat Kepala Kantor Migrasi, Solomon Kantha mengatakan bekas warga West Papua itu saat ini sudah memiliki kebebasan dan hak yang sama dengan warga Papua Nugini lainnya untuk memilih dalam pemilihan umum, akses layanan publik, kebebasan bergerak, pengajuan visa perjalanan keluar negeri dan berbagai lain yang diatur dalam konstitusi.

“(Namun) sebagai warga Papua Nugini hal ini sekaligus menjadi kesempatan bagi anda untuk berkontribusi kepada negara ini dan lebih jauh lagi demi kepentingan negeri ini,” kata Kantha.

Berbicara mewakili bekas warga West Papua, Steven Dude berterima kasih kepada pemerintah yang sudah mengakui mereka sebagai warga Papua Nugini.

“Sekarang identitas kami sudah berubah, dari tanpa kewarganegaraan menjadi diakui sebagai warga negara, dan kami akan berpartisipasi dalam pembangunan bangsa besar ini,” ujar Dude.(*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Stephen Harris: Selandia Baru akan monitor situasi HAM Papua dari dekat

Selanjutnya

Mendagri: Pembentukan Daerah Otonomi Baru akan dihentikan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua