Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Fiji melarang donor darah dari homoseksual
  • Rabu, 12 April 2017 — 10:49
  • 860x views

Fiji melarang donor darah dari homoseksual

Kementerian Kesehatan Fiji resmi melarang homoseksual untuk melakukan donor darah karena mereka dinilai memiliki risiko kesehatan tinggi.
Ilustrasi kantung darah/RNZI
RNZI
Editor : Lina Nursanty
LipSus
Features |
Rabu, 21 Februari 2018 | 13:43 WP
Features |
Rabu, 21 Februari 2018 | 13:02 WP
Features |
Rabu, 21 Februari 2018 | 12:40 WP

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Suva, Jubi – Kementerian Kesehatan Fiji resmi melarang homoseksual untuk melakukan donor darah karena mereka dinilai memiliki risiko kesehatan tinggi. The Fiji Village melaporkan bahwa kebijakan itu dikonfirmasi oleh kementerian kesehatan setelah seorang wartawan bertanya tentang kasus pelarangan donor darah dari para homoseksual.

Kebijakan itu dinilai sebagai bentuk diskriminasi negara terhadap warganya yang mempunyai orientasi seksual berbeda. Seorang pria homoseksual menyatakan dirinya merasa dipermalukan di depan para donor lain ketika pejabat resmi menyampaikan pengumuman tersebut. Masalahnya, kebijakan itu diambil berdasarkan diskriminasi terhadap orang dengan orientasi seksual berbeda.

Pria ini juga merasa tidak dimintai pendapat sebelum kebijakan tersebut ditempuh kementerian kesehatan. Seharusnya, kementerian kesehatan melakukan dengar pendapat terlebih dahulu dengan aktivis pembela hak homoseksual.

Atas keberatan yang diutarakan pria tersebut, Kementerian Kesehatan bersikukuh bahwa kebijakan itu diambil berdasarkan petunjuk transfusi darah yang disediakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Berdasarkan petunjuk tersebut, donor darah tidak akan diterima dari orang-orang dengan sejumlah kategori.

Selain homoseksual, kategori lain yang dilarang melakukan donor darah yaitu orang yang menderita tuberculosis, seseorang yang memiliki sejarah injeksi obat-obatan dengan detak jantung tidak beraturan, wanita hamil atau sedang menyusui, dan individual yang menjalani terapi akupuntur atau ditato dalam waktu 12 bulan terakhir.

Larangan donor darah dari homoseksual itu ditegaskan WHO dalam petunjuk tersebut. WHO menyebutkan untuk melarang donasi darah dari orang yang berprilaku seksual risiko tinggi dan itu artinya termasuk homoseksual.

Kementerian menyatakan bahwa Fiji mematuhi panduan WHO dalam hal transfusi darah. Oleh karena itu, kementerian mengimbau siapapun yang masuk dalam kategori-kategori ini untuk tidak mendonasikan darahnya. **

 

loading...

Sebelumnya

Pemrotes Nauru cari dana untuk bayar pengacara

Selanjutnya

Obama liburan di Moorea

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 6002x views
Penkes |— Senin, 12 Februari 2018 WP | 2946x views
Pasifik |— Rabu, 14 Februari 2018 WP | 2929x views
Otonomi |— Selasa, 13 Februari 2018 WP | 2591x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe