close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Bomberai
  3. Tak ada komputer, 11 sekolah hanya ikuti UNKP 
  • Rabu, 12 April 2017 — 15:27
  • 1184x views

Tak ada komputer, 11 sekolah hanya ikuti UNKP 

Tahun depan pelan-pelan kita akan lengkapi mereka. Meski terbatas, yang penting ada,” katanya. 
Suasana Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP) di salah satu sekolah di Kota Sorong – Jubi/Niko 
Niko MB
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Sorong, Jubi – Sebelas sekolah dari 22 SMA di Kota Sorong, Papua Barat hanya mengikuti Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP) karena ketiadaan fasilitas penunjang semacam komputer. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kota Sorong, Hermin Matadung ketika ditemui saat mengawasi pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Selasa (11/4/2017) mengatakan, 11 sekolah terpaksa melaksanakan UNKP karena keterbatasan sarana penunjang dan tak memiliki lab komputer. 

“Ada 11 SMA dan kita gabung-gabungkan sesuai sekolah yang dirujuk, sehingga mereka dapat (ujian) berjalan bersamaan,” ujarnya. 

Namun demikian, ia tak menyebutkan secara spesifik sekolah-sekolah yang melaksanakan UNKP tersebut. 
Ia bahkan mengakui ujian tahun ini lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Fasilitas yang dikeluhkan, lanjutnya, telah diperbaharui. 

Namun sekolah yang tidak memiliki lab akan diusahakan pada tahun depan, agar semuanya dapat  melaksakanan UNBK dengan fasilitas komputer yang memadai. 

“Tahun depan pelan-pelan kita akan lengkapi mereka. Meski terbatas, yang penting ada,” katanya. 

SMA PGRI Rufey merupakan salah satu sekolah di Kota Sorong yang melakukan UNKP. 

Kepala SMA PGRI Rufey, Jeri Sarwon mengatakan, sekolahnya akan bergabung dengan SMA Ebenhaezer Klademak 3 untuk melakukan ujian nasional.

“Kami tidak lakukan UNBK, tapi manual. Kami tetap ujian bersama dengan SMA Ebenhaezer. Sekolah begini, ya, mau dapat komputer dari mana?” katanya seraya menambahkan ada 50 siswa dari dua kelas yang mengikuti ujian nasional tahun 2017. (*)
 

loading...

Sebelumnya

KNPB tetap komit perjuangkan Papua merdeka

Selanjutnya

Masyarakat adat ancam palang objek wisata Raja Ampat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4944x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4318x views
Domberai |— Minggu, 21 Oktober 2018 WP | 3997x views
Otonomi |— Rabu, 17 Oktober 2018 WP | 2522x views
Polhukam |— Selasa, 16 Oktober 2018 WP | 2469x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe