PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Pasca putusan MK, masyarakat Intan Jaya diingatkan tidak terprovokasi
  • Rabu, 12 April 2017 — 15:51
  • 555x views

Pasca putusan MK, masyarakat Intan Jaya diingatkan tidak terprovokasi

"Saya berharap KPU Provinsi Papua menindaklanjuti putusan MK itu. Melakukan pleno rekapitulasi lanjutan Pilkada Intan Jaya. Masih ada tujuh TPS yang hasi perolehan suaranya belum direkap," ujarnya.
Ilustrasi – IST
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Legislator Papua dari daerah pemilihan Intan Jaya, Nabire, Deiyai, Dogiyai, Paniai dan Mimika, Thomas Sondegau mengingatkan masyarakat Intan Jaya tetap tenang. Tidak terprovokasi oleh isu apapun yang dihembuskan pihak tak bertanggungjawab pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) setempat, 3 April 2017.

Thomas ketika menghubungi Jubi via teleponnya, Selasa (11/4/2017), meminta semua pihak harus menahan diri dan menunggu hasil rekapitulasi oleh KPU Papua mewakili KPUD Intan Jaya sesuai putusan MK.

"Saya berharap KPU Provinsi Papua menindaklanjuti putusan MK itu. Melakukan pleno rekapitulasi lanjutan Pilkada Intan Jaya. Masih ada tujuh TPS yang hasi perolehan suaranya belum direkap," ujarnya.

Keputusan MK sudah jelas. KPU tak perlu ragu lagi. Dalam amar putusannya, MK memerintahkan KPU Papua menindaklanjuti hal tersebut paling lama 14 hari kerja.

Dalam sidang PHP beberapa daerah di MK, 3 April 2017 lalu, untuk Kabupaten Intan Jaya, MK memerintahkan KPU Papua melanjutkan pleno rekapitulasi hasil pemungutan suara Pilkada setempat.

Dikutip dari situs remis MK, mahkamahkonstitusi.gi.id, Ketua MK Arief Hidayat didampingi para hakim konstitusi lainnya ketika membacakan putusan terkait PHP Intan Jaya mengatakan, belum ada Keputusan KPU Kabupaten Intan Jaya mengenai penetapan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Intan Jaya 2017 yang bersifat definitif.

"Sehingga belum terdapat objek sengketa sebagaimana dimaksud dalam pasal 157 ayat (4) UU No. 10/2016. Oleh karena itu, MK memerintahkan kepada KPU Provinsi Papua melakukan Rekapitulasi Penghitungan Suara Lanjutan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Intan Jaya 2017 paling lama 14 hari kerja setelah putusan diucapkan," kata Arief Hidayat.

Rekapitulasi tersebut dituangkan dalam sebuah Surat Keputusan KPU Kabupaten Intan Jaya mengenai hasil rekapitulasi penghitungan suara dan penetapan pasangan calon terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Intan Jaya 2017. (*)

Sebelumnya

Administrasi harusnya tidak menghambat siswa

Selanjutnya

Pemprov harus pertimbangkan tiap usulan dalam Musrenbang

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua