Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. SMA Koinonia tetap lakukan UNBK dengan fasilitas minim
  • Kamis, 13 April 2017 — 09:50
  • 1210x views

SMA Koinonia tetap lakukan UNBK dengan fasilitas minim

“Untuk UNBK sebenarnya kami harus meiliki 35 unit komputer, tapi sekolah hanya punya 19, akhirnya ditambah laptop milik guru dan siswa sehingga mencukupi,” katanya kepada Jubi, Senin (10/4/2017).
SMA Koinonia sedang ujian sekolah – Jubi/ Yance Wenda.
Yance Wenda
Editor : Syofiardi
LipSus
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP
Features |
Kamis, 21 Juni 2018 | 17:48 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Sentani, Jubi - Yayasan Solidaritas Masyarakat Papua (YSMP) SMA Kristen Koinonia Sentani di Distrik Sentani Kota,  Kabupaten Jayapura mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dengan fasilitas seadanya untuk 103 siswa.
 
“Tak ada kendala yang berarti, hanya peserta awalnya susah mengakses soal di komputer sehingga waktu pelaksanaan tertunda dari pukul 8 pagi menjadi 9 pagi,” kata Cisilia Irma Wijayanti, kepala SMA Kristen Koinonia.
 
Ia mengatakan sudah mempersiapkan siswa jauh hari meski dengan fasilitas yang minim.
 
“Untuk UNBK sebenarnya kami harus meiliki 35 unit komputer, tapi sekolah hanya punya 19, akhirnya ditambah laptop milik guru dan siswa sehingga mencukupi,” katanya kepada Jubi, Senin (10/4/2017).
 
Karena itu untuk menghadapi UNBK berikutnya ia berharap ada bantuan dari Pemkab Jayapura dan Pemprov Papua.
 
“Harapan saya Dinas Pendidikan yang punya kuasa dan menyuruh kita menyelenggarakan UNBK, tolong bantu karena ini sekolah kecil, kalau beli sendiri paling kami mampu beli satu unit, kalau banyak tentu tidak, saat ini beresiko memintam milik guru dan siswa, sebab kalau hilang dan rusak kami terpaksa mengganti,” ujarnya.
 
Salah seorang siswa, Febe Margareta mengaku agak gugup menghadapi UNBK meski sebelumnya sudah mengikuti simulasi. (*)

loading...

Sebelumnya

UNBK susulan siap dilaksanakan

Selanjutnya

Tiga kriteria peserta BPJS Kesehatan yang diajukan ke Kejaksaan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat