Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Komisi I DPR RI sambut kepala suku Watee dan pemilik hak ulayat tambang Nifasi 
  • Sabtu, 15 April 2017 — 19:33
  • 2612x views

Komisi I DPR RI sambut kepala suku Watee dan pemilik hak ulayat tambang Nifasi 

Hanafi Rais didampingi Yeyen dan anggota lainnya pada pertemuan tersebut mengatakan, memahami dan menangkap kekecewaan dan kegelisahan masyarakat Nifasi, terkait usaha-usaha ilegal yang dilakukan oleh perusahaan.
Hanafi Rais foto bersama usai menerima perwakilan suku Watee dn pemilik hak ulayat tambang Nifasi - Jubi/Titus Ruban
Titus Ruban
Editor : Admin Jubi

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jakarta, Jubi – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Hanafi Rais menerima kedatangan kepala suku Watee dan pemilik hak ulayat areal tambang sungai Musairo, kampung Nifasi, Kabupaten Nabire, Papua, Kamis,13/4/17 di ruang rapat komisi.

Hanafi Rais didampingi Yeyen dan anggota lainnya pada pertemuan tersebut mengatakan, memahami dan menangkap kekecewaan dan kegelisahan masyarakat Nifasi, terkait usaha-usaha ilegal yang dilakukan oleh perusahaan.

"Dan kami juga sangat menyayangkan bahwa cara-cara ini disinyalir di-backup oleh oknum TNI," kata Hanafi.

Untuk itu, katanya, ia berharap kepada pimpinan TNI bisa menindak oknum aparatnya, sebab apa yang dilakukan oknum aparatnya pasti diketahui oleh pimpinannya.

"Kalau yang bersangkutan adalah oknum TNI, harus ditindak oleh pimpinan," katanya.

Lanjutnya, karena masyarakat sudah hadir di ruang rapat komisi, maka hal ini menjadi bahan klarifikasi kepada pimpinan TNI tentang benar atau tidaknya laporan.

Pemiilik hak ulayat Otis Money mengatakan, kedatangan mereka untuk menyampaikan apa yang selama ini terjadi di lapangan.

"Kami ingin agar dewan membantu kami untuk menyampaikan hal ini kepada Panglima TNI," terangnya.

Pada kesempatan tersebut pemilik hak ulayat, kepala suku Watee dan beberapa elemen masyarakat lainnya menceritakan awal mula masuknya perusahaan PT. Kristalin Ekalestari. Juga segala bentuk kekerasan, intimidasi dan perebutan lahan serta tindakan-tindakan yang dilakukan perusahaan tersebut, lewat oknum TNI yang mem-backup. Semua bukti-bukti juga telah disampaikan dan diserahkan kepada anggota komisi DPR RI. (*)

loading...

Sebelumnya

Legislator DPR RI menduga proses sidang 19 Kadistrik sebagai rekayasa

Selanjutnya

Tim independen pemantau pilkada Papua ingatkan netralitas aparatur pada Pilgub 2018

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe