Festival Film Papua
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Mamta
  3. Ketua pemuda adat Papua meninggal
  • Senin, 17 April 2017 — 14:38
  • 1248x views

Ketua pemuda adat Papua meninggal

“Saya dikontak melalui telepon dari istrinya, lalu dari Waena ke Sentani dan menjemput almarhum ke rumah sakit,” kata Karubaba ketika ditemui Jubi di RSDH, Senin.
Jenazah almarhum Decky Ovide saat disemayamkan di ruang jenazah RS Dian Harapan – Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
engellenny2509@gmail.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Sentani, Jubi – Ketua Pemuda Adat Papua, Decky Ovide menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Dian Harapan (RSDH), Waena, Kota Jayapura, Senin (17/4/2017), sekitar pukul 05.00 WIT.

Kerabat almarhum, Haris Karubaba menjelaskan, sebelumnya Decky mengeluh sakit pada bagian dada dan perut. Setelah itu ia dirawat di RSDH.
 
“Saya dikontak melalui telepon dari istrinya, lalu dari Waena ke Sentani dan menjemput almarhum ke rumah sakit,” kata Karubaba ketika ditemui Jubi di RSDH, Senin.
 
Haris Karubaga mengaku sangat kehilangan atas kepergian almarhum. Betapa tidak, dirinya selalu bersama sejak masih mahasiswa di Universitas Cenderawasih (Uncen).
 
Decky Alex Ovide meninggal dalam usia 37 tahun. Ia adalah mantan Ketua Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM) Uncen periode 2009 – 2010. Hingga meninggal ia masih menjabat sebagai Ketua Pemuda Adat Papua 2015 - 2019.
 
Decky dilahirkan di Wamena, 7 Mei 1980. Kepergiannya menyisakan duka dan tangsian serta dua putri dan seorang istri.
 
Istri almarhum, Elizabeth Demonggreng mengatakan, kepergian almarhum suaminya membuat keluarga sangat kehilangan. Apalagi beliau meninggalkan dua orang putri tercinta, Imelda dan Debora Ovide.
 
“Sudah dua kali (ia) masuk rumah sakit, dan ini yang kedua kali setelah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Youwari. Memang dari pemeriksaan ada sedikit cairan di perut dan penyempitan di dada, sehingga waktu masuk malam Minggu saat Paskah dan rencana Senin pagi ini (17/4) dilakukan pemeriksaan. Namun Tuhan berkehendak lain,” kata Elizabeth.
 
Senada dengan itu, ibunda almarhum, Yustina Ayakeding mengatakan, keluarga sangat kehilangan sosok yang menjadi satu-satunya kebanggan keluarga.
 
“Jenazah akan disemayamkan di rumah duka di Sereh, Sentani dan rencana pemakaman belum ada kepastian, karena masih menunggu pembicaraan dengan keluarga,” katanya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Wilayah Mamta perebutkan 6 kursi MRP

Selanjutnya

Ribuan umat Baptis rayakan Paskah di Keerom

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua