Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Bomberai
  3. 8.000 peserta siap hadiri Pesparawi di Kaimana
  • Selasa, 18 April 2017 — 08:31
  • 1840x views

8.000 peserta siap hadiri Pesparawi di Kaimana

“Tinggal kita dan masyarakat. Kami harap bisa berpartispiasi dalam bentuk lingkungan. Karena seperti kita tahu bahwa setiap iven, baik itu Pesparawi maupun MTQ itu ada ikut penggembiraannya. Kami berharap masyarakat bisa berpartisipasi terkait dengan lokasi tempat penggembira-penggembira ini sebenarnya,” katanya. 
Kelompok paduan suara pada Pesparawi se-Tanah Papua di Sentani, Jayapura, Provinsi Papua, 30 Mei 2016 – Jubi/Dok. 
Admin Jubi
redaksionline@tabloidjubi.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Kaimana, Jubi – Sebanyak 8.000 orang peserta dari 41 Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) kabupaten/kota se-Tanah Papua siap menghadiri Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) ke-12 di Kaimana, Papua Barat, September 2017. 

Sekretaris panitia lokal Pesparawi XII se-Tanah Papua, Kabupaten Kaimana, Freddy Zaluckhu kepada wartawan di Kaimana, Sabtu (15/4/2017) mengatakan, jumlah peserta sebanyak itu sudah dibahas saat technical meeting bulan Maret. 

“Tinggal kita dan masyarakat. Kami harap bisa berpartispiasi dalam bentuk lingkungan. Karena seperti kita tahu bahwa setiap iven, baik itu Pesparawi maupun MTQ itu ada ikut penggembiraannya. Kami berharap masyarakat bisa berpartisipasi terkait dengan lokasi tempat penggembira-penggembira ini sebenarnya,” katanya. 

Menurut dia pihaknya sudah berkomunikasi dengan LPPD provinsi soal lokasi khusus penggembira, sehingga harus dilaporkan kepada pihaknya. 

“Supaya kami juga bisa kontak masyarakat yang bersedia untuk tempat mereka bisa dipakai sebagai tempat tinggal penggembira ini selama dua minggu,” katanya. 

Ditanya soal persiapan panitia, ia mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan panitia-panitia seksi. 

“Saat ini kita jalan berdasarkan petunjuk pimpinanan. Bahwasannya kita berkeinginan untuk sukses pelaksanaan dan sukses prestasi. Terkait dengan sukses pelasanaan ini kan bebannya ada di panitia,” katanya. 

Di tempat terpisa Ketua Komisi B DPRD Kaimana, Rusli Ufnia mengatakan, pihaknya tetap mendukung kegiatan tersebut. 
Ia juga mengatakan bahwa pembangunan yang tidak terakomodir dalam DPA akan diakomodir dalam APBD Perubahan tahun 2017. 

“Ini harus kita dukung secara penuh dan sukseskan secara bersama-sama, tetapi yang menyangkut dengan kegiatan yang secara tiba-tiba diprogramkan, ini kan harus juga kita duduk dan membicarakan hal-hal teknis tersebut, karena ini uang rakyat yang kita gunakan. Kalau seperti ini terus tiba-tiba kami dipaksakan untuk menyetujui anggarannya, itu mungkin dulu, tetapi tahun ini kami sudah sepakat tidak mengakomodir kegiatan yang dikerjakan terlebih dahulu dan dianggarkan kemudian hari,” katanya. 

Ia bahkan mengharapkan agar kerja sama dan koordinasi yang baik antara legislatf dan eksekutif perlu dibenahi, sehingga dampak pembangunan benar-benar merata dan dirasakan manfaatnya.

Pada Mei 2017 LLPD kabupaten/kota se-Tanah Papua menggelar pertemuan kedua untuk memastikan pelaksanaan Pesparawi tersebut. (Jacob Owen)

loading...

Sebelumnya

Calon anggota MRP Papua Barat pertanyakan aturan usia

Selanjutnya

Satpol PP tertibkan penambangan pasir di Kaimana

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe