TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Kepolisian PNG mengutuk insiden di pulau Manus
  • Selasa, 18 April 2017 — 15:16
  • 804x views

Kepolisian PNG mengutuk insiden di pulau Manus

Kepolisian Papua Nugini mengutuk keras insiden Jumat Agung di kamp penampungan pengungsi pulau Manus.
Kamp pengungsi pulau Manus/RNZI
RNZI
[email protected]
Editor : Lina Nursanty

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Port Moresby, Jubi – Kepolisian Papua Nugini mengutuk keras insiden Jumat Agung di kamp penampungan pengungsi pulau Manus. Mereka menyebut insiden itu sebagai tindakan yang tidak etis dan tidak dapat diterima yang dilakukan oleh seorang prajurit yang mabuk.

Dalam insiden itu, seorang anggota prajurit Angkatan Laut Papua Nugini menembaki kamp penampungan pengungsi pulau Manus sebanyak kurang lebih 100 kali menyusul terjadinya pertikaian di lapangan sepakbola.

KOmandan Kepolisian Provinsi Manus, Inspektur Senior David Yapu mengatakan sekelompok prajurit yang sedang mabuk itu membalas dendam setelah salah satu teman mereka bertikai dengan salah seorang pencari suaka politik. Para prajurit itu lalu menyerang kamp pengungsi, pos polisi, kantor staf imigrasi, kantor penyedia layanan kamp dan para pencari suaka politik serta pengungsi yang ada di dalam kamp.

Yapu mengatakan, para prajurit juga mencuri kendaraan yang disewa kepolisian di dalam kamp dan merusaknya. Menurut keterangan dari Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan Australia, seorang pencari suaka politik mengalami luka akibat lemparan batu selama serangan berlangsung.

Namun, jurnalis Kurdi yang ada dalam kamp, Behrouz Boochani mengatakan sebenarnya korban terdiri dari tiga orang yang tertembak peluru. Menurut Yapu, seorang petugas imigrasi Papua Nugini dan seorang pencari suaka politik yang menjadi korban kini tengah dirawat di klinik.

Komandan pangkalan militer Lombrum, Begsy Karaki langsung mengintervensi kejadian itu dan menghentikan serangan.

Menurut Yapu, kejadian itu sungguh memalukan. Sebab, sehari sebelumnya kepala staf Angkatan Militer Papua Nugini, Kolonel Raymond Numa berpesan kepada seluruh anggota militer dankepolisian untuk menjaga kedisiplinan, profesionalisme dan kepemimpinan dalam masyarakat.

Dengan adanya kejadian ini, maka pesan Kolonel Raymond Numa telah diabaikan. Tindakan itu bukti tidak menghormati komunitas internasional yang ada dalam kamp. **

loading...

Sebelumnya

Australia didesak mengubah arah bantuan luar negerinya

Selanjutnya

Dua dokter dituntut 1,3 Miliar Kina

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Mamta |— Minggu, 10 Juni 2018 WP | 3066x views
Otonomi |— Minggu, 10 Juni 2018 WP | 2927x views
Pilkada Papua |— Selasa, 12 Juni 2018 WP | 2494x views
Anim Ha |— Selasa, 12 Juni 2018 WP | 2401x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat