Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Pengadilan ampuni pengungsi yang kabur ke Fiji
  • Rabu, 19 April 2017 — 14:59
  • 787x views

Pengadilan ampuni pengungsi yang kabur ke Fiji

Pengadilan distrik Papua Nugini mengampuni seorang pengungsi asal Iran yang kabur dari kamp pengungsi di Pulau Manus ke Fiji.
Loghman Sawari saat berada di Fiji/RNZI
RNZI
Editor : Lina Nursanty
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Port Moresby, Jubi – Pengadilan distrik Papua Nugini mengampuni seorang pengungsi asal Iran yang kabur dari kamp pengungsi di Pulau Manus ke Fiji. Pria bernama Loghman Sawari (21) itu dideportasi ke Port Moresby pada Februari lalu dan dituntut atas kasus pemalsuan paspor.

Tuntutan itu dibatalkan hakim dengan alasan kekurangan alat bukti. Namun, Sawari wajib lapor setiap hari Senin ke kantor pengadilan. Selain itu, jika ia hendak pergi ke luar kota harus mendapat izin pengadilan terlebih dahulu.

Selama menunggu hasil persidangan, Sawari mendekam dalam sel tahanan Waigani dengan tuduhan pelanggaran UU imigrasi. Di dalam sel, Sawari sempat mengalami gangguan kesehatan karena ia tidak mempunyai selera makan.

Pengacara Sawari, Loani Henao mengatakan bahwa Sawari harus mendekam dalam tahanan polisi selama satu minggu hingga akhirnya pengadilan memutuskan untuk membebaskan Sawari dari berbagai tuduhan yang dialamatkan kepadanya pada Kamis lalu.

Hakim yang mengadili, Hakim Mogish mengatakan bahwa tuntutan terhadap Sawari tidak memiliki dasar hukum sehingga pengadilan membatalkan segala tuntutan yang dialamatkan kepadanya. “Kita tidak bisa memenjarakan seseorang tanpa dasar hukum yang kuat,” ujarnya. **

loading...

Sebelumnya

Marinir AS latih tentara Papua Nugini amankan pemilu

Selanjutnya

Pekerja Kampus Malapoa mogok kerja

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6267x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5850x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 4013x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe