PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Saireri
  3. Kesulitan berkoodinasi, Ketua KPUD Nabire mundur
  • Rabu, 19 April 2017 — 17:13
  • 778x views

Kesulitan berkoodinasi, Ketua KPUD Nabire mundur

“Saya dianggap illegal. Padahal sejujurnya rapat pelno waktu itu sah karena sudah dihadiri empat orang anggota KPU, “jelas Octovianus Takimai kepada Jubi per selular, Selasa, (18/4/2017).
Octovianus Takimai (kiri) bersama mantan Ketua KPUD Nabire, Petrus Rumere – Jubi/Doc
Abeth You
abethamoyeyou@gmail.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Paniai, Jubi – Octovianus Takimai yang terpilih sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Nabire dalam siding pleno KPUD Nabire pada 15 Maret 2017 lalu, akhirnya mengundurkan diri pada 15 Maret 2017. Komisioner KPUD Kabupaten Nabire, Nelius Agapa kemudian dipilih menjadi Ketua KPUD setempat.

Octovianus Takimai mengaku memilih mengundurkan diri karena setelah dilantik menjadi ketua KPUD, dirinya kesulitan berkoordinasi dengan Bupati Nabire. Terutama dalam mengurus dana hibah bagi lembaga yang dipimpinnya itu.  

Oktovianus mengaku ketika ia bertemu Bupati Nabire, Isaias Douw pada 11 April 2017 lalu, orang nomor 1 di Nabire itu menginginkan perlu dilakukanya pleno kedua. Sebab, bagi Douw pada pleno petama para komisioner KPUD tidak melibatkan mantan Ketua KPUD Petrus Rumere.

“Saya dianggap illegal. Padahal sejujurnya rapat pelno waktu itu sah karena sudah dihadiri empat orang anggota KPU, “jelas Octovianus Takimai kepada Jubi per selular, Selasa, (18/4/2017).

Pada pertemuan dengan Bupati Nabire bersama Sekretaris KPUD Nabire, Bupati meminta dilakukan pleno ulang. “Lebih baik saya undurkan diri guna menghindari sejumlah isu yang mencuat pasca terpilihnya saya melalui pleno,” ujar Octovianus.

Ditemui secara terpisah, Ketua KPUD Nabire sementara Nelius Agapa mengatakan pihaknya masih menunggu SK pelantikan dari KPU Republik Indonesia melalui KPU Provinsi Papua.

“Masih mengisi kekosongan jabatan Ketua KPU. Untuk SK pelantikan masih menunggu info lebih lanjut dari dari KPU Papua,” kata Agapa.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KNPI Kabupaten Nabire, Norbertus Mote menyayangkan tindakan yang dilakukan Bupati Nabire itu. Karena kewajiban Pemkab Nabire mendukung siapapun menjadi ketua KPUD. “Kami sangat sayangkan karena KPUD akan dinilai miring oleh masyarakat,” ujar Mote.

Ketua KPUD Nabire sebelumnya, Petrus Rumere kini menjabat sebagai Kepala Distrik Nabire. Ia dilantik menjadi kepala distrik oleh Bupati Nabire, Isaias Douw pada Maret 2017 lalu. (*)

Sebelumnya

Komisi I DPR RI sambut kepala suku Watee dan pemilik hak ulayat tambang Nifasi 

Selanjutnya

Dukung program Pemkab Nabire, warga binaan bersihkan sampah

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua