Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Pekerja Kampus Malapoa mogok kerja
  • Kamis, 20 April 2017 — 14:45
  • 726x views

Pekerja Kampus Malapoa mogok kerja

Kurang lebih 150 pekerja konstruksi di proyek perluasan kampus Malapoa di Port Vila melancarkan aksi mogok kerja pada Rabu (19/4/2017).
Para pekerja Malapoa mogok kerja/dailypost.vu
Editor : Lina Nursanty

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Port Vila, Jubi – Kurang lebih 150 pekerja konstruksi di proyek perluasan kampus Malapoa di Port Vila melancarkan aksi mogok kerja pada Rabu (19/4/2017). Mereka mogok kerja sebagai bentuk protes karena keterlambatan pembayaran gaji mereka dan beberapa persoalan lainnya di tempat kerja.

Kepada Dailypost, para pekerja menyampaikan bahwa mereka tidak senang akan kondisi pekerjaan mereka, termasuk keterlambatan gaji, pengurangan gaji yang tidak jelas, penyerahan gaji kepada pegawai hanya dengan menggunakan amplop, dan tidak ada slip gaji ketika mereka menerima gajinya itu.

Mereka juga protes karena tidak ada hari libur. Mereka dipaksa bekerja dari Minggu sampai Minggu lagi, bahkan di hari libur nasional. Meski begitu, mereka tidak pernah menerima upah lembur yang seharusnya mereka terima. “Kami tidak punya waktu yang cukup untuk dihabiskan bersama keluarga karena kami harus bekerja setiap hari dari jam 7 pagi sampai 6.30 malam dan bahkan hingga pukul 2  pagi,” kata pekerja.

Menanggapi hal itu, perusahaan yang mempekerjakan mereka yaitu Yianjian Group, sebuah perusahan konstruksi dari Tiongkok berpendapat bahwa keterlambatan pembayaran gaji itu karena adanya libur Paskah dan bank tutup.

“Kami biasanya membayar gaji pekerja kami setiap tanggal 17 tiap bulan dan tanggal 2 tiap bulannya. Tanggal 17 bulan lalu kebetulan hari libur nasional  dan bank baru mulai bekerja pada Rabu,” ujar juru bicara Yianjian.

Ia menambahkan, bahwa perusahaannya telah bekerja sesuai hukum ketenagakerjaan. Target utama mereka yaitu untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Yianjian Construction Company kini tengah menjalankan proyek kampus Malapoa senilai 1,2 Miliar Vatu. Proyek tersebut membuka lapangan kerja bagi kurang lebih 100 orang penduduk lokal.**

loading...

Sebelumnya

Pengadilan ampuni pengungsi yang kabur ke Fiji

Selanjutnya

Tiongkok akan tingkatkan bantuan untuk Pasifik

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 4567x views
Anim Ha |— Sabtu, 10 Februari 2018 WP | 2742x views
Penkes |— Senin, 12 Februari 2018 WP | 2630x views
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe