Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Sulawesi
  3. Anggaran pendidikan Ternate baru 18 persen
  • Minggu, 02 Oktober 2016 — 14:00
  • 1391x views

Anggaran pendidikan Ternate baru 18 persen

Anggaran pendidikan Ternate hinggga kini mencapai hampir 18 persen.
Anggaran pendidikan Ternate masih 18 persen. -- tempo.co
ANTARA
Editor : Lina Nursanty
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Ternate, Jubi - Anggaran pendidikan Ternate hinggga kini mencapai hampir 18 persen. Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran (Dikjar) Provinsi Maluku Utara (Malut), Imran Yakub mengatakan itu pada Sabtu (1/10/2016). 

"Artinya, pemerintah provinsi sangat konsisten dengan pendidikan di Malut, mungkin di Malut ke depan tidak lagi berbicara akses lagi tapi ke depan kita akan lebih tepat bicara soal mutu pendidikan," katanya.

Ia mengatakan, saat ini, pihaknya fokus mengenai mutu pendidikan sementara dibatasi oleh akses pendidikan, karena masi banyak sekolah-sekolah yang belum memiliki, ruang belajar, masih kekurangan kompiter," ujar Imran.

Sebab, jika melihat di provinsi lain mereka sudah bicara mutu pendidikan, tetapi kita di Maluku Utara belum bisa bicara mutu, karena dibatasi oleh akses dan jika kejar mutu, masih terbatas pada ruangnya akses.

"Semoga Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba peduli terhadap pendidikan terutama pendidikan tinggi dan dan SD SMP dan SMA, tetapi selalu melihat terutama sekolah-sekolah SD dan SMP hal itu dibuktikan banyak kebijakan yang diambil pemerintah provinsi, termasuk perluasan akses dan juga peningkatan mutu,” ujarnya.

Secara terpisah, Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Prof DR Husen Alting ketika dihubungi mengatakan, kualifikasi tenaga pendidik penting untuk meningkatkan mutu pendidikan itu sendiri.

"Pembangunan di sektor pendidikan harus difokuskan pada peningkatan mutu, peningkatan mutu adalah sebuah keharusan karena saat ini kita tengah menghadapi masyarakat ekonomi asean (MEA),” ujarnya.

Menurut Husen, salah satu upaya meningkatkan mutu pendidikan adalah dengan peningkatan kompetensi guru, namun itu semua harus didukung dengan alokasi anggaran yang memadai dan kerjasama semua stakeholders pendidikan untuk memajukan pendidikan di daerah. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Selanjutnya

Massa blokir jalan tol reformasi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe