Festival Film Papua
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Pasifik
  3. Papua Nugini siap selenggarakan pemilu 2017
  • Kamis, 20 April 2017 — 15:02
  • 865x views

Papua Nugini siap selenggarakan pemilu 2017

Papua Nugini meluncurkan tim pemerintah yang akan bekerja selama dua bulan untuk menyelenggarakan pemilu 2017.
Sekretaris Negara, Isaac Lupari/thenational.com.pg
Post Courier
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Lina Nursanty

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Port Moresby, Jubi – Papua Nugini meluncurkan tim pemerintah yang akan bekerja selama dua bulan untuk menyelenggarakan pemilu 2017. Gubernur Jenderal Bob Dadae dan Komisi Pemilu, Patilias Gamato secara resmi meluncurkan persiapan pemilu mulai Kamis (20/4/2017) pukul 10.05 pagi.

Pemerintah Papua Nugini menerapkan berbagai ketentuan baru dalam penyelenggaraan pemilu kali ini. Beberapa prinsip yang menjadi landasannya yaitu akuntabilitas, transparansi, dan keamanan berlapis.

Pemerintah telah meneken 111 surat perintah untuk mengaktifkan seluruh badan pemerintah menyukseskan pemilu. Lebih dari 1.000 nama dari total jumlah 4.000 kandidat juga diumumkan hingga hari penutupan pendaftaran pada 27 April 2017 pekan depan. Salah satu kandidat yang akan bertarung, yaitu Perdana Menteri Papua Nugini, Peter O’Neill.

Pemilu tersebut melibatkan 40.000 pekerja temporer dari seluruh penjuru negeri, yang kebanyakan adalah para pegawai negeri. Lebih dari 10.600 personil keamanan sudah siaga menjelang operasi pengamanan ke berbagai daerah yang akan dimulai 1 Mei mendatang.

Komisioner Polisi Gari Baki bersama dengan Komandan Angkatan Pertahanan PNG, Brigadir Jenderal Gilbert Toropo dan Komisioner Pelayanan Lembaga Pemasyarakatan, Michael Waipo menyatakan jajarannya siap menjalankan tugas mengamankan pemilu.

Dana pemilu senilai 10 juta Kina telah dicairkan dari total 221 juta Kina anggaran pemilu.

Gari Baki mengatakan bahwa prajurit kepolisian di tingkat provinsi memulai operasi pengamanan pemilu pada Kamis (20/4/2017) hingga 1 Mei mendatang. Mereka di antaranya akan dikirim ke wilayah Highlands, termasuk provinsi Bougainville dan bagian dari New Guinea Islands, Momase dan wilayah Selatan.

Menurut dia, petugas keamanan akan dikonsentrasikan di area berisiko tinggi terjadi gangguan keamanan. Ia juga memperingatkan sedari dini pada para personilnya untuk menghindari sikap tidak etis. “Pedoman pelatihan yang dimiliki seluruh personil akan memastikan mereka terhindar dari tindakan dan sikap tidak etis, seperti penggunaan senjata api tidak akan ditoleransi,” ujarnya.

Gari Baki menambahkan, pihaknya juga membentuk tim investigasi pemilu yang akan dirahasiakan identitasnya dan akan diturunkan ke seluruh wilayah pemilihan untuk memonitor tingkat ancaman, mengisolasi kandidat yang melakukan kelicikan.

Komisioner Pemilu, Patilias Gamato juga telah mengonfirmasi surat perintah penyelenggeraan pemilu nasional telah diterbitkan ke jajaran di bawahnya. Dengan jumlah pemilih mencapai 5,5 juta orang, diperkirakan hanya 4,1 juta orang yang akan datang ke bilik suara.

Komisi Pemilihan Umum mempersiapkan 10 juta surat suara yang terdiri dari surat suara nasional dan surat suara provinsi masing-masing 5 juta surat suara. “Kami akan menerbitkan surat suara berdasarkan jumlah pemilih potensial terdaftar,” ujar Gamato.

“Jika ada surat suara berlebih, kami akan batalkan sebelum dikirim ke provinsi. Untuk berjaga-jaga, kami sediakan surat suara asli yang bisa diperbanyak. Namun, surat suara ini hanya akan digunakan jika ada perintah dari komisioner pemilu,” katanya.

Ancaman

Mendekati perhelatan demokrasi terbesar di Papua Nugini ini, Sekretaris Negara Isaac Lupari mengeluarkan ancaman bagi siapapun yang berusaha mengganggu kelancaran jalannya pemilu.

Di sela memimpin pertemuan dengan para kepala departemen dan badan negara di Mendi Town, Provinsi Southern Highlands, Lupari menggarisbawahi persiapan pemilu dan memastikan keamanan akan dibiayai penuh, didukung penuh dan dengan kekuatan penuh selama periode pemilu.

“Jika Anda berniat mengganggu kelancaran pemilu, saya mengimbau Anda untuk berpikir lagi karena Anda bisa diancam hukuman berat,” ujar Lupari.

Menurut dia, sebagai aparat negara, adalah kewajiban dan tanggung jawabnya untuk memastikan bahwa pemilu berjalan bebas, adil dan aman. “Saya imbau dengan keras kepada Anda semua (Kepala Departemen dan Kepala Badan Negara) untuk bekerja sama dengan personil kami untuk memastikan kelancaran pemilu di seluruh penjuru negeri ini,” tuturnya.

Seluruh surat suara yang dicetak oleh perusahaan percetakan di Indonesia telah diterima seluruhnya di Port Moresby. Surat suara ini diklaim memiliki 15 fitur keamanan yang sulit dipalsukan. Pada pemilu sebelumnya, surat suara pemilu hanya memiliki 8 fitur keamanan.

Lupari juga memastikan bahwa untuk memastikan tidak ada surat suara berlebih atau ekstra, pihaknya kembali menghitung surat suara sebelum dikirimkan. Jika terdapat surat suara ekstra, surat suara tersebut akan dihancurkan di depan publik. “Ini untuk memastikan akuntabilitas sehingga pemilih ilegal dapat segera diketahui selama pemilu berlangsung,” katanya.

Adapun untuk tunjangan personil akan segera dibayarkan ke rekening bank masing-masing petugas. Prosedur yang layak telah dilalui dengan cara yang layak. Petugas keamanan tidak lagi membawa uang tunjangan seperti di masa lalu. “Seluruh uang tunjangan akan dibayarkan langsung ke para petugas melalui rekening bank masing-masing,” ujarnya. **

 

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Desainer jaket film Moana hadir di Port Moresby

Selanjutnya

Pemilu Prancis di Pasifik banyak diwarnai abstain

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua