Konferensi Luar Biasa
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. KAPP: Ribuan pengusaha Papua kesulitan mendapatkan kredit
  • Kamis, 20 April 2017 — 17:08
  • 884x views

KAPP: Ribuan pengusaha Papua kesulitan mendapatkan kredit

Diakuinya, banyak stigma orang asli Papua yang malas, tidak mampu, dan tak bisa mengelola uang, serta pemabuk, telah lama menjadi perhatian perbankan. Akan tetapi hal itu perlu dibuktikan, karena oang asli Papua tidak semua sama.
Acara Sosialisasi dan Pembinaan BUMD dan Anak Perusahaan Daerah di Jayapura, Rabu (19/4/2017) -Jubi/ Sindung Sukoco
Sindung Sukoco
sindung@tabloidjubi.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi – Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) Merry Yoweni mengungkapkan, dari 13 ribuan anggotanya di 29 kabupaten da kota di Papua kebanyakan masih sulit mendapatkan kredit dari perbankan. 

“Bukan karena kondisi perekonomian Papua belum stabil, akan tetapi tak tumbuh khusus bagi orang asli Papua, kalaupun mereka ada usaha kecil-kecilan ini karena mereka harus berupaya dan bertahan hidup, kami meminta agar Pemerintah ke depan harus mendukung pengusaha Papua bisa bankable,” ujarnya pada acara Sosialisasi dan Pembinaan BUMD dan Anak Perusahaan Daerah di Jayapura, Rabu (19/4/2017).

Diakuinya, banyak stigma orang asli Papua yang malas, tidak mampu, dan tak bisa mengelola uang, serta pemabuk, telah lama menjadi perhatian perbankan. Akan tetapi hal itu perlu dibuktikan, karena oang asli Papua tidak semua sama.

“Sebab tahun lalu Gubernur Papua memberikan bantuan modal sebesar Rp20 miliar ke KAPP itu bisa didistribusikan ke 2.878 rekening, bisa dipertanggungjawabkan dengan baik, hal ini mematahkan stigma orang Papua tidak mampu, kami bisa bekerja sama dengan pemerintah,” ujarnya.

Ke depan, Yoweni berharap agar pemerintah memberikan pusat pelatihan praktis yang bisa dilaksanakan secara langsung oleh orang asli Papua.

“Sayangnya itu belum ada, kita butuhkan diberikan pembinaan dan pelatihan praktis yang langsung bisa dilaksanakan secara cepat dengan teori yang tak lama,” ujarnya.

Menjawab hal ini, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua Joko Supratikto berjanji akan memberikan dorongan kepada perbankan yang ada di Papua untuk menyalurkan kreditnya bagi Usaha Menengah Kecil (UMK) sebanyak 20 persen, sekaligus akan memberikan pelatihan manajemen ringan untuk pengusaha kecil yang bankable.

“Kita sudah lakukan, tapi tampaknya anggota KAPP sangat banyak, maka kita perlu persiapan bersama melalui training of trainer akan membantu di mana satu orang dilatih memberikan pelatihan kepada yang lain,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

BPS gelar rapat teknis untuk lanjutkan Sensus Ekonomi 2016

Selanjutnya

Kerajinan tangan Mama PKK dengan dasar bahan lokal

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe