Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Jaga kearifan lokal Papua, ICAKAP rayakan Paskah nuansa Papua
  • Minggu, 23 April 2017 — 18:43
  • 2448x views

Jaga kearifan lokal Papua, ICAKAP rayakan Paskah nuansa Papua

Selaku ketua Panitia Paskah Nuansa Papua  Petrus Asem mengatakan, Paskah bernuansa Papua ingin menunjukkan jati diri. Sebab sekarang orang Papua terpengaruh dengan perkembangan zaman yang mengkikis habis budaya, terlebih mereka yang ada di perkotaan.
Prosesi Perayaan Ekaristi paskah Nuansa Papua di Gor Waringgin Kotaraja Luar. Sabtu, (22/4/2017) - Agus Pabika
Agus Pabika
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Paskah Inkulturasi Papua Ikatan Cendikiawan Awam Katolik Papua (ICAKAP) merayakan Ekaristi Kebangkitan Yesus di Gor Waringin Kotaraja, Sabtu (22/4/2017). Perayaan tersebut dihadiri oleh tujuh suku wilayah adat dengan berbusana tradisional.

Perayaan Ekaristi Paskah Kebangkitan dipimpin oleh pastor RD. Yulianus Bidau Mote Pr dihadiri ratusan umat berbagai paroki yang ada di kota, kabupaten Jayapura dan Keerom, pada Minggu, (23/4/2017).

Selaku ketua panitia Paskah Nuansa Papua, Petrus Asem mengatakan, Paskah bernuansa Papua ingin menunjukkan jati diri. Sebab sekarang orang Papua terpengaruh dengan perkembangan zaman yang mengkikis habis budaya, terlebih mereka yang ada di perkotaan.

“ICAKAP berinisiatif memberikan ruang dan waktu untuk mereka bisa dapat mengembangkan budaya masing-masing itu di ibukota provinsi Papua. Yang dilibatkan semua suku dari tujuh wilayah adat yang ada di dua provinsi di tanah Papua.”

Sementara itu, Ketua Ikatan Cendikiawan Awam Katolik Papua (ICAKAP) Vinsensius Lokobal mengatakan, dalam pengaruh era globalisasi akhir-akhir ini di tanah Papua, mereka ingin merefleksikan bahwa OAP di masa lalu lebih kepada pendekatan hidup dengan kearifan lokal.

"Namun sekarang dengan begitu banyak perubahan zaman di tanah Papua, sehingga efek ini akan mempengaruhi generasi-generasi muda sekarang," katanya.

loading...

Sebelumnya

Melalui Paskah Kebangkitan, orang Papua diajak menjaga alam

Selanjutnya

CISC Jayapura gelar family gathering

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe