Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Bomberai
  3. Lima tahun masyarakat Kampung Go nikmati listrik gratis
  • Selasa, 25 April 2017 — 08:26
  • 1035x views

Lima tahun masyarakat Kampung Go nikmati listrik gratis

Dengan kekuatan mesin 30 KVA atau 30.000 volt, sebanyak 50 kepala keluarga (KK) yang mendiami kampung tersebut bisa menikmati listrik selama 24 jam. 
Air bersih sebagai sumber Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohydro (PLTMH) di Kampung Go, Distrik Tiplol, Teluk Mayalibi, Raja Ampat – Jubi/Florence Niken
Florence Niken
gendis2005.soebroto@gmail.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Sorong, Jubi – Masyarakat Kampung Go, Distrik Tiplol, Teluk Mayalibi, Raja Ampat, Papua Barat menikmati listrik secara gratis sejak lima tahun terakhir dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohydro (PLTMH). 

Dengan kekuatan mesin 30 KVA atau 30.000 volt, sebanyak 50 kepala keluarga (KK) yang mendiami kampung tersebut bisa menikmati listrik selama 24 jam. 

Dengan bantuan dana dari United Nation Development Program (UNDP), masyarakat kampung Go memanfaatkan sumber air dari Sungai Gokasun, dengan membangun proyek PLTMH. Debit air di sungai ini stabil sepanjang musim, baik musim kemarau maupun musim penghujan.

“Untuk menjaga agar pasokan listrik di kampung tetap terjaga, tentu pemeliharaan paling utama dilakukan, sehingga saya yang bertugas tiap saat memeriksa kondisi turbin,” kata petugas dan pemelihara turbin, Adam Fiai ketika diwawancarai Jubi di Kampung Go, Sabtu (22/4/2017). 

Ia mengaku kerap menghadapi kendala utama, seperti adanya sumbatan akibat dedaunan, sehingga harus rutin dicek, bahkan diberi gemuk dua minggu sekali. 

“Kalau ada pipa pecah akibat pohon tumbang pun harus segera diganti. Dananya, ya, pakai dana desa,” katanya. 

Warga Kampung Go, Mama Gerice Sarwen yang ditemui saat kegiatan Forum Koordinasi Tindak Pidana Perikanan mengatakan, kalau mengunjungi kampung ini, akan terlihat jelas situasi terang siang dan malam. Jalan-jalan dan kampung diterangi listrik. 

Tak hanya itu, ia menyebutkan pasokan air di kampungnya sangat melimpah, bahkan saking melimpahnya digunakan untuk tenaga PLTMH. 

“Saya tidak perlu bayar untuk litrik ini,” kata Mama Gerice. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Rekrutmen anggota polisi Papua Barat gratis

Selanjutnya

Populasi penyu di Kaimana nyaris punah 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe