Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Pernikahan sesama jenis meningkat di Mariana Utara
  • Selasa, 25 April 2017 — 15:39
  • 1267x views

Pernikahan sesama jenis meningkat di Mariana Utara

Sejak dilegalkan pada tahun 2015, pasangan yang melakukan pernikahan sesama jenis di Mariana Utara meningkat tajam. Mayoritas pasangan sesama jenis tersebut berasal dari Tiongkok yang khusus datang ke Mariana Utara untuk menikah.  
Ilustrasi penikahan/RNZI
RNZI
Editor : Lina Nursanty
LipSus
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP
Features |
Kamis, 13 September 2018 | 18:55 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Mariana Utara, Jubi – Sejak dilegalkan pada tahun 2015, pasangan yang melakukan pernikahan sesama jenis di Mariana Utara meningkat tajam. Mayoritas pasangan sesama jenis tersebut berasal dari Tiongkok yang khusus datang ke Mariana Utara untuk menikah.  

Pada tahun 2015, pernikahan sesama jenis dilegalkan di Amerika Serikat dan negara-negara protektoratnya termasuk Mariana Utara. Sejak itu, banyak pasangan sesama jenis dari luar negeri yang datang ke Mariana Utara untuk melangsungkan pernikahan.

Di tahun yang sama, Walikota Saipan di Mariana Utara, David Apatang menandatangani pernikahan sesama jenis sebanyak 12 pasangan. Enam di antaranya adalah pasangan dari Tiongkok.

Tahun lalu, angka ini meningkat lagi hingga menjadi 30 pasangan sesama jenis. Sebanyak 25 pasangan di antaranya berasal dari Tiongkok. Sementara pada bulan ini sudah ada enam pasangan yang menikah. Semuanya adalah pasangan dari Tiongkok.  

Pasangan sesama jenis yang menikah di Mariana Utara itu terdiri dari pria dengan pria maupun wanita dengan wanita. Aturan itu langsung berlaku di Mariana Utara sebagai salah satu negara protektorat Amerika Serikat di Pasifik.

Pemerintahan yang saat itu dipimpin Eloy Inos di Mariana Utara langsung berkonsultasi dengan kantor Kejaksaan Agung untuk menyesuaikan undang-undang yang berlaku. Inos juga langsung berkonsultasi dengan para walikota dari Saipan, Tinian, Rota dan Kepulauan Utara.

Tiga tahun lalu, Mahkamah Agung Amerika Serikat menetapkan bahwa pernikahan sesama jenis dijamin di bawah hukum perlindungan hak kesetaraan. Empat dari lima hakim agung saat itu memutuskan untuk melegalkan pernikahan sesama jenis. Aturan ini mengikat bagi seluruh negara bagian dan teritori protektorat yang ada di bawah AS.

Sebelum Mariana Utara, Guam yang juga sama-sama negara protektorat AS telah lebih dulu menerapkan aturan ini. Saat itu, Guam langsung menikahkan dua pasangan sesama wanita secara resmi. **

loading...

Sebelumnya

Kantor komisi pemilihan dipindah karena ancaman perang suku

Selanjutnya

Australia rahasiakan insiden Paskah di Manus

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe