Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Australia rahasiakan insiden Paskah di Manus
  • Rabu, 26 April 2017 — 15:24
  • 940x views

Australia rahasiakan insiden Paskah di Manus

Kementerian Imigrasi Australia menolak membeberkan informasi terkait insiden penyerangan kamp pengungsi yang terjadi pada hari Jumat Agung dua pekan lalu.
Penjaga kamp pengungsi di Pulau Manus/RNZI
RNZI
Editor : Lina Nursanty

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Manus, Jubi – Kementerian Imigrasi Australia menolak membeberkan informasi terkait insiden penyerangan kamp pengungsi yang terjadi pada hari Jumat Agung dua pekan lalu. Kepada media, Menteri Imigrasi Australia Peter Dutton menyatakan bahwa insiden tersebut dipicu oleh penyelundupan seorang bocah berusia lima tahun ke dalam kamp oleh para pencari suaka.

Hal itu langsung dibantah kepolisian Papua Nugini yang meluruskan informasi bahwa insiden itu terjadi karena adanya serangan bersenjata oleh 15 prajurit Angkatan Laut Papua Nugini terhadap kamp pengungsi. Masalah penyerangan itu dipicu oleh adu mulut saat kedua kelompok menggelar pertandingan sepakbola di lapangan dekat kamp.

Dutton tetap bersikukuh menyangkal hal itu. Kepada The Guardian, Dutton  menolak untuk memberikan informasi terkait insiden Paskah dengan beralasan bahwa peristiwa itu rahasia.

Pernyataan Dutton yang salah ini dikritik beberapa politikus oposisi di Australia dan juga di Papua Nugini. Dutton mencoba mencampuradukkan fakta antara kerusuhan dan penyelundupan bocah laki-laki untuk dilecehkan secara seksual oleh para pengungsi.

Kepolisian Papua Nugini meminta agar Dutton melakukan pemeriksaan kebenaran laporan yang disampaikan pada penasihat dan aparatnya. Namun, Dutton tetap percaya pada keterangan yang diberikan jajarannya. Dutton mengklaim bahwa ia telah mendapat informasi itu dari orang-orang senior di pulau Manus dan terus memberikan kabar terbaru dari kamp pengungsi.

Menurut orang-orang senior yang ia percaya ini, insiden Paskah di kamp Manus terjadi karena dipicu oleh peristiwa pelecehan seksual terhadap anak laki-laki berusia 10 tahun oleh salah seorang pengungsi.

Seperti diberitakan, dua pekan lalu terjadi peristiwa penembakan kamp Manus oleh prajurit Angkatan Laut Papua Nugini yang bersitegang dengan pengungsi di lapangan sepakbola. Karena kesal, prajurit tersebut mengejar pengungsi dan menembaki kamp hingga menimbulkan korban luka-luka termasuk staf dari Departemen Imigrasi Australia. **

loading...

Sebelumnya

Pernikahan sesama jenis meningkat di Mariana Utara

Selanjutnya

Satu remaja tewas dalam kekerasan pemilu

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe