Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Papua Nugini peringati hari Malaria sedunia
  • Rabu, 26 April 2017 — 15:42
  • 1095x views

Papua Nugini peringati hari Malaria sedunia

Penduduk Papua Nugini dari berbagai kalangan merayakan Hari Malaria Sedunia yang jatuh setiap 25 April.
Seorang anak menderita malaria di Papua Nugini/unicef.org
Post Courier
Editor : Lina Nursanty
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Kaugere, Jubi – Penduduk Papua Nugini dari berbagai kalangan merayakan Hari Malaria Sedunia yang jatuh setiap 25 April. Tahun ini, tema globalnya yaitu “Perani Malaria demi Kebaikan Hidup” yang merefleksikan visi bebas malaria pada tahun 2030 dan sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang dipromosikan Perserikatan Bangsa-bangsa.

Menurut Manajer Proyek Perang terhadap Malaria, Tim Freeman, wanita hamil dan anak-anak di bawah usia lima tahun memiliki risiko lebih tinggi terserang malaria jika mereka tidak meminum obat antimalarial dan tidur dilindungi kelambu.

“Sebagai distributor jaring kelambu nyamuk secara nasional, dari sekitar 9 juta kelambu, sebanyak 8 juta digunakan rumah tangga dan satu juta kelambu digunakan wanita hamil, sekolah anak dan penjara. Kami pergi berkeliling negara ini selama tiga tahun berturut-turut untuk mendistribusikan kelambu nyamuk,” ujarnya.

Menurut Manajer Promosi Departemen Kesehatan, Leo Makita, even hari ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan memobilisasi upaya mencegah malaria. Di Papua Nugini, sekitar 200 orang meninggal dunia setiap tahunnya karena serangan malaria. Angka ini menurun tajam dari data lima tahun lalu yang 70 persen lebih tinggi.

“Hampir 95 persen penduduk tinggal di daerah rawan malaria. Pemerintah melakukan upaya lebih untuk mencegah penyebaran malaria,” ujarnya. **

loading...

Sebelumnya

Satu remaja tewas dalam kekerasan pemilu

Selanjutnya

Dinanti, arah kebijakan luar negeri Selandia Baru terhadap Pasifik

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6122x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5720x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3823x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe