PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Lapago
  3. 37 warga meninggal di Lanny Jaya diduga karena langkanya air bersih
  • Rabu, 26 April 2017 — 16:33
  • 1563x views

37 warga meninggal di Lanny Jaya diduga karena langkanya air bersih

"Hari ini (Rabu) juga saya berada di lokasi Kampung Tinggira untuk melihat langsung kondisi air minum dan penyebab sampai banyak yang meninggal. Dan ternyata air di sini merupakan hasil tadah hujan beberapa waktu lalu yang dikonsumsi warga tanpa dimasak, padahal itu ada kotoran babi, dan kotoran manusia," katanya.
Ibukota Lanny Jaya, Tiom - Dok. Jubi
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Wamena, Jubi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lanny Jaya, Provinsi Papua mengutus tim media guna menyelidiki penyebab kematian 37 orang warga di empat kampung (desa) yang terjadi sejak Januari hingga 25 April 2017.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lanny Jaya Christian Sohilait melalui telepon selulernya, saat dihubungi dari Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Rabu (24/4/2017), mengatakan pihaknya menerima informasi tewasnya 27 warga itu pada Selasa (25/4/2017).

Setelah mendapat informasi tersebut, ia bersama tim medis langsung turun ke lokasi kejadian.

"Hari ini (Rabu) juga saya berada di lokasi Kampung Tinggira untuk melihat langsung kondisi air minum dan penyebab sampai banyak yang meninggal. Dan ternyata air di sini merupakan hasil tadah hujan beberapa waktu lalu yang dikonsumsi warga tanpa dimasak, padahal itu ada kotoran babi, dan kotoran manusia," katanya.

Dari empat kampung yang dilaporkan, kata Christian, korban meninggal dunia paling banyak terdapat di Kampung Tinggira yaitu 18 orang, sementara Kampung Indawa tiga orang, Kampung Eyuni 13 orang dan Kampung Yuhunia empat orang.

"Setelah kita kirim dokter dan tenaga medis, kita juga kirim bahan makanan dan peralatan masak serta air bersih dan gunting kuku untuk membersihkan kuku mereka," katanya.

Ia menambahkan bahwa kini sedang dilakukan survei air bersih untuk segera dipasang pipa dan dialirkan ke perumahan warga.

"Besok kita sudah bisa datangkan talang dan pipa-pipa air, demikian dengan kondisi kamar kecil akan kami perbaiki karena ini mempengaruhi sebab kotoran manusia itu bisa terbawah air hujan menuju ke sumber air yang masyarakat konsumsi," katanya.

Hingga kini, kata dia, keadaan di sana sudah bisa diatasi dan tidak ada lagi warga yang meninggal dunia.(*)

Sebelumnya

Sukseskan konferensi wilayah Bogo, Ketua DPRD Mamteng bantu Rp100 Juta

Selanjutnya

Jayawijaya siap sambut kunjungan Presiden Jokowi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua