Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Kalimantan
  3. JK jadi warga kehormatan suku dayak
  • Rabu, 26 April 2017 — 19:16
  • 2996x views

JK jadi warga kehormatan suku dayak

"Terima kasih atas sambutan, saya hadir di sini untuk menghadiri rapat kerja, insya Allah membawa kebaikan bagi masyarakat Kalimantan Tengah,"
Jusuf Kalla (Jubi/Republika)
ANTARA
Editor : Syam Terrajana
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Palangkaraya, Jubi - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dianugerahi gelar kehormatan Dayak Raja Marunting Batu Pangumbang Langit saat tiba di Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu ( 26/4).

Setiba di bandara, Wapres dan rombongan disambut dengan pengalungan kalung adat Dayak dan dilanjutkan prosesi injak telur.

Setelah itu disambut upacara penyambutan adat Dayak Pantan Balanga dan tetua Adat Dayak menanyakan maksud kedatangan Wapres.

"Terima kasih atas sambutan, saya hadir di sini untuk menghadiri rapat kerja, insya Allah membawa kebaikan bagi masyarakat Kalimantan Tengah," ujar Wapres.

Lalu Wapres dan tetua adat bersama-sama melakukan prosesi melipat kain dari sisi kiri dan kanan secara bergantian ke arah tengah dan mengangkat kain bersama-sama dari tengah ke atas sebanyak tiga kali.

Tetua adat lalu membacakan doa sambil mengibas dengan air untuk kebaikan Wapres Kalla.

Prosesi penganugerahan gelar kehormatan ditandai pemasangan rompi dari kulit kayu, kalung, topi adat, mandau dan penyerahan surat keputusan Dewan Adat Dayak tentang gelar Raja Marunting Batu Pangumbang Langit.

Gelar tersebut berarti seorang pemimpin yang mampu mengangkat harkat dan martabat bangsa, kokoh dan kuat menjaga persatuan dan kesatuan sebagai contoh panutan hidup berbangsa dan bernegara.

Prosesi penganugerahan gelar kehormatan tersebut dilakukan oleh Ketua Umum Dewan Adat Dayak H Agustiar Sabran berdasarkan Surat Keputusan Dewan Adat Dayak No. 14/DAD-KTG/KPTS/IV/2017.

Wapres melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Islam Swasta (BKS PTIS) dan Seminar Lokakarya Internasional di Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. (*)
 

loading...

#

Sebelumnya

Ledakan kapal tewaskan satu orang

Selanjutnya

Puluhan rumah ludes dilahap jago merah

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Pilihan Editor |— Selasa, 25 September 2018 WP | 9090x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6356x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5998x views
Berita Papua |— Senin, 24 September 2018 WP | 4395x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe