Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Bomberai
  3. Pencaker di Bintuni palang kantor Disnakertrans
  • Kamis, 27 April 2017 — 14:07
  • 1938x views

Pencaker di Bintuni palang kantor Disnakertrans

“Kami minta Pemda seriusi bagaimana mengatasi dan meminimalisir pengangguran yang ada di Teluk Bintuni. Ini terkait penerimaan kuota karyawan untuk BP Tanggu LNG terkait Train 3 harus diperjelas,” katanya. 
Kapolsek Kota Bintui, Iptu. Sakaria Tampo ketika memberikan arahan kepada pendemo di kantor Disnakertrans Teluk Bintuni – Jubi/Niko
Niko MB
ness@tabloidjubi.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Bintuni, Jubi – Puluhan pencari kerja (pencaker) dan sejumlah warga memalang kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Rabu pagi, 26 April 2017.

Koordinator aksi Nikson Kareth mengatakan, Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni harus serius menangani masalah pengangguran yang belum diatasi di daerah ini. Dalam hal ini adalah soal penerimaan karyawan BP Tanggung LNG train 3 yang beroperasi di daerah tersebut. 

“Kami minta Pemda seriusi bagaimana mengatasi dan meminimalisir pengangguran yang ada di Teluk Bintuni. Ini terkait penerimaan kuota karyawan untuk BP Tanggu LNG terkait Train 3 harus diperjelas,” katanya. 

Pemerintah Kabupaten Kaimana bahkan dinilainya belum tegas dalam merekrut karyawan perusahaan itu. Pasalnya kuota karyawan untuk masyarakat adat sebanyak 4.000 orang. 

Maka dari itu, pihaknya meminta agar Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw tegas dalam menangani persoalan ini. 

Penerimaan karyawan di Train 3 BP Tangguh LNG sesuai nomor surat 04/029/BUP-TB/III/2017 disebutkan tak ditindaklanjuti. 

“Kami pertanyakan surat edaran bupati tertanggal 17 Maret 2017 lalu, nomor surat 04/029/BUP-TB/III/2017 Perihal : Himbauan Rekrutmen/Lowongan Kerja LNG Tangguh Train 3 hingga sampai saat ini tertanggal 25 April 2017, tidak terlihat tanggapan dan tindak lanjut yang serius dari Disnakertrans sebagai instansi terkait, yang harusnya dapat mengakomodir pelayanan dan penyampaian publik yang tepat kepada para pencaker,” katanya. 

Massa memalang kantor Disnakertrans selaam tiga jam lamanya. Namun akhirnya dibubarkan oleh polisi dibawah pimpinan Kapolsek Kota Bintui, Iptu. Sakaria Tampo.

Dalam arahannya, Iptu Sakaria mengharapkan agar dari aksi ini tak terjadi dan tak menganggu pelayanan publik pada kantor Disnakertrans. Mereka juga harus mempunyai surat izin dari kepolisian tentang penyampaian pendapat di muka umum dan tempat umum.

“Saya harap para pencaker dan masyarakat bisa membubarkan diri seraya sambil mengkordinasikan hal ini kedalam bentuk pertemuan penyampaian aspirasi,” kata Iptu Sakaria. 

Namun mereka pun mengancam akan menurunkan massa lebih banyak lagi jika aspirasinya tak disikapi secara bijak. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Warga palang balai kampung Desay, ini alasannya

Selanjutnya

Pansel tetapkan 8 calon anggota MRP Kaimana

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe