Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Butuh Rp 4 miliar bangun terminal Pasar Pharaa
  • Kamis, 27 April 2017 — 18:14
  • 987x views

Butuh Rp 4 miliar bangun terminal Pasar Pharaa

“Sekitar Rp 4 miliar yang kita butuhkan untuk membangun terminal di dalam pasar ini, karena akan menggunakan sistem rekayasa lalu lintas di dalamnya,” kata Deni kepada Jubi di Sentani, Kamis (27/4/2017).
Kondisi terminal Pasar Pharaa Sentani – Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Sentani, Jubi – Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Jayapura, Deni Simbar mengatakan, pihaknya membutuhkan anggaran sebesar Rp 4 miliar untuk pembangunan terminal di Pasar Pharaa Sentani. 

Pasalnya pembangunan terminal di dalam pasar ini ditargetkan rampung tahun ini. Pemerintah Kabupaten Jayapura bahkan sudah melaporkan maket pembangunannya kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, melalui Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Susana Yembise ketika beliau mengunjungi Jayapura, 6 April 2017.

“Sekitar Rp 4 miliar yang kita butuhkan untuk membangun terminal di dalam pasar ini, karena akan menggunakan sistem rekayasa lalu lintas di dalamnya,” kata Deni kepada Jubi di Sentani, Kamis (27/4/2017).

Dijelaskan, dari luas areal pasar sebesar 5 hektare, terminal yang digunakan ini tentunya disertai jalur masuk dan keluar, serta tempat pengangkut penumpang berdasarkan rutenya. 

“Dengan jumlah kendaraan yang cukup banyak maka harus diatur arus lalu lintasnya dengan baik dan sesuai dengan rute kendaraan yang tersedia,” katanya.

Pihaknya pun berharap agar Dinas yang menangani hal tersebut aktif untuk memberikan pemahaman kepada para pemilik angkot, sehingga mereka tetap bersabar menunggu pembangunan terminal. 

Salah satu sopir angkutan jurusan Sentani – Depapre, Tajuknya mengatakan, terminal yang ada di lokasi pasar itu memang tak layak digunakan. 
Menurut Tajuknya, kendaraan rute Sentani – Depapre dan jurusan lainnya semakin banyak hingga menyebabkan kemacetan. 

“Misalnya kami yang ke arah Depapre saja harus antre dan bersabar menunggu taksi yang hanya sampai di Dosai dan sekitarnya di Distrik Sentani Barat Moy, sementara tempat yang sama juga bisa digunakan untuk taksi jurusan Genyem dan Nimbokrang,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemkab Jayapura diminta bangun jalan alternatif atasi kemacetan 

Selanjutnya

350 HP dimusnahkan di Lapas Doyo

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe