Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Dunia
  3. Abbas dan Netanyahu bersalaman di pemakaman Shimon Peres
  • Senin, 03 Oktober 2016 — 07:06
  • 791x views

Abbas dan Netanyahu bersalaman di pemakaman Shimon Peres

Netanyahu dan Abbas tidak mengadakan pembicaraan langsung sejak tahun 2010. Abbas memilih untuk menghadiri pemakaman Peres, yang relatif dekat jaraknya dari Ramallah dengan kendaraan, di Tepi Barat yang diduduki Israel, melewati pos-pos pemerikaan militer Israel.
Mahmoud Abbas (kiri) dan Benjamin Netanyahu (kanan) di pemakaman Shimon Peres - koco.com
ANTARA
Editor : Zely Ariane

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jerusalem, Jubi - Pemimpin Palestina dan Israel berjabat tangan dalam pertemuan singkat di pemakaman Shimon Peres Jumat lalu (30/9/2016). Dikesempatan yang sama, Presiden Amerika Serikat, Barack Obama mengingatkan mereka tentang "upaya perdamaian yang belum usai".

Meskipun demikian, belum ada indikasi kunjungan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas ke Jerusalem yang jarang terjadi itu, serta pertemuannya dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu akan mengarah kepada tindakan menuju perdamaian yang telah lama terganjal.

Peres, tokoh terakhir generasi pendiri Israel, wafat Rabu di usia 93 tahun. Ia pernah menjadi presiden dan perdana menteri Israel. Peres meraih hadiah Perdamaian Nobel atas usahanya membantu mencapai persetujuan perdamaian dengan Palestina ketika menjadi menteri luar negeri Israel pada tahun 1990-an.

"Saya tahu dari percakapan saya dengan dia, usahanya untuk mencapai perdamaian tak pernah pupus," kata Obama dalam sambutan mengenang Peres, yang telah berbuat banyak di 70 tahun hidupnya membangun militer Israel yang kuat dan kemampuan persenjataan nuklir.

Perbedaan mendalam terkait permukiman Yahudi di wilayah pendudukan Israel yang hendak dijadikan sebuah negara oleh Palestina serta isu-isu lainnya, telah membuat perundingan-perundingan yang didorong AS mengalami kebekuan sejak 2014.

Netanyahu dan Abbas tidak mengadakan pembicaraan langsung sejak tahun 2010. Abbas memilih untuk menghadiri pemakaman Peres, yang relatif dekat jaraknya dari Ramallah dengan kendaraan, di Tepi Barat yang diduduki Israel, melewati pos-pos pemerikaan militer Israel.

"Sudah lama, sudah lama (tidak bertemu)," kata Abbas kepada Netanyahu dan istri perdana menteri itu Sara, setelah berjabat tangan sebelum dimulainya upacara pemakaman di Gunung Herzl.

Menyambut Abbas di pemakaman tersebut, Netanyahu berkata bahwa pertemuan tersebut patut diapreasiasi. "Aatas nama rakyat kami dan atas nama kami, ini sangat kami apresiasi."

Sementara Obama, yang singgah di Israel hanya beberapa jam guna menghormati Peres, mengatakan dalam sambutannnya bahwa "kehadiran Abbas di sini merupakan isyarat dan pengingat atas usaha mencapai perdamaian yang tak pupus".

Di Gaza, yang dikuasai kelompok Hamas, ratusan warga Palestina berpawai setelah shalat Jumat mengutuk peran serta para pemimpin Palestina dan Arab dalam upacara pemakaman itu.(*)

loading...

Sebelumnya

Pemimpin komunis: prioritas di Tibet lawan Dalai Lama

Selanjutnya

Tiga gubernur kenakan rompi hamil, ajak pria Jepang bantu kerja ruma tangga

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe