Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. KNPB Sentani akan gelar mimbar bebas peringati hari aneksasi
  • Jumat, 28 April 2017 — 17:57
  • 2910x views

KNPB Sentani akan gelar mimbar bebas peringati hari aneksasi

“Dalam kegiatan ini selain ibadah ada juga mimbar bebas yang di dalamnya akan disampaikan dengan tegas bahwa kami bangsa Papua Barat menolak masuk dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya. 
Aksi mimbar bebas KNPB beberapa waktu lalu di halaman DPRP  Kota Jayapura – Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
engellenny2509@gmail.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Sentani, Jubi – Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Sentani akan menggelar mimbar bebas untuk memperingati hari aneksasi  setiap 1 Mei. 

Juru bicara KNPB Sentani, Wene Bahabol kepada Jubi di Sentani, Jumat (28/4/2017) mengatakan, surat pemberitahuan akan disampaikan kepada seluruh masyarakat dan aparat keamanan terkait aksi tersebut. 

“Dalam kegiatan ini selain ibadah ada juga mimbar bebas yang di dalamnya akan disampaikan dengan tegas bahwa kami bangsa Papua Barat menolak masuk dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya. 

Dijelaskan, pihak KNPB Sentani akan bertanggung jawab penuh terkait kegiatan yang akan dilaksanakan ini.

“Semua masyarakat akan kami undang untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, termasuk pihak aparat keamanan juga akan kami undang untuk hadir dalam mimbar bebas, serta ibadah yang dilaksanakan ini. Kami juga tidak akan melakukan hal-hal yang bersifat anarkis yang dapat merugikan banyak pihak,” katanya. 

Ketua bidang diplomasi KNPB, Rudi Wenda mengharapkan agar dapat bekerja sama dengan aparat keamanan untuk memperlancar kegiatan tersebut. 

Ia mengatakan, proses aneksisasi pada tahun 1963 adalah sebuah proses pengkhianatan. Orang Papua disebutnya akan akan melupakan peristiwa ini. 

“Kita berharap proses keamanan akan dilakukan secara bersama, baik Polres Jayapura, Polsek Sentani dan kami sebagai pelaksana kegiatan. Karena tidak ada kegiatan yang bersifat anarkis di dalam kegiatan ini,” katanya. 

Ia melanjutkan, saat mimbat bebas ini disampaikan bahwa peristiwa tahun 1963 tidak benar sehingga harus ditolak.

“Pemberitahuan dari apa yang disampaikan dalam mimbar bebas ini juga akan kami tindak lanjuti kepada PBB, Pemerintah Belanda dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

PDAM Jayapura luncurkan program pelayanan daring

Selanjutnya

Bupati lepas kontingen Penas XV Kabupaten Jayapura

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 5440x views
Anim Ha |— Sabtu, 10 Februari 2018 WP | 2857x views
Penkes |— Senin, 12 Februari 2018 WP | 2746x views
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe