Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Bomberai
  3. Pansel tetapkan 8 calon anggota MRP Kaimana
  • Sabtu, 29 April 2017 — 10:14
  • 4074x views

Pansel tetapkan 8 calon anggota MRP Kaimana

Dari delapan orang itu, lima di antaranya merupakan perwakilan adat dan dua orang perwakilan perempuan. 
Calon anggota MRP Papua Barat perwakilan Kabupaten Kaimana ketika mendengarkan arahan panitia – Jubi/Jaco Owen 
Admin Jubi
redaksionline@tabloidjubi.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Kaimana, Jubi – Panitia seleksi (pansel) rekrutmen calon anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Barat perwakilan Kaimana menetapkan delapan orang dari sebelas peserta yang mendaftar.

Dari delapan orang itu, lima di antaranya merupakan perwakilan adat dan dua orang perwakilan perempuan. 

Penetapan itu dilakukan dalam rapat pleno rekrutmen calon anggota MRPB utusan Kabupaten Kaimana pada Jumat sore, 28 April 2017. 

Delapan orang ini pun akan melanjutkan tahap selanjutnya yaitu pemaparan visi-misi dan makalah akademik yang disusunnya. 

“Ini tahapan yang ketiga yakni verifikasi berkas calon anggota MRPB. Saat awal sebanyak 20 orang yang mendaftarkan diri, masing-masing 10 perwakilan adat dan 10 orang lainnya perwakilan perempuan. Sampai pada batas pengembalian berkas 26 April 2017, pukul 16:00 WIT, hanya 11 orang peserta yang mengembalikan berkasnya. Dari 11 peserta tersebut  3 yang gugur karena faktor usia, 2 dari perwakilan perempuan dan 1 orang dari keterwakilan adat,” kata ketua pansel rekrutmen calon anggota MRP PB wilayah Kaimana, Syamsudin Maswatu. 

Ia melanjutkan, peserta yang sudah ditetapkan ini akan memaprkan makalah akademiknya di hadapan akademisi. 

“Di sini (Kaimana) memang memang belum ada Perguruan Tinggi karena syaratnya makalah ini harus dinilai oleh akademisi, dan kami telah berkoordinasi dengan panitia provinsi. Kami masih diberikan waktu untuk mencari pihak dari akademisi,” katanya.

Soal judul makalah, lanjutnya, tiap peserta bebas memilih dan menetukan judul makalahnya. Namuan judul dan isi harus menyangkut tugas-tugas MRP sesuai amanat Undang-Undang Nomor 21 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua. 
Dirinya berharap delapan peserta itu lolos pada tes pemaparan makalah sehingga bisa mengikuti tahap selanjutnya di Manokwari. 

“Delapan orang ini juga tidak harus lulus semua, dan kami bekerja berdasarkan aturan yang berlaku. Namun kami berharap mereka ini semuanya bisa tembus dan melaju ke Manokwari,” katanya. 

Salah satu peserta yang mendaftar menjadi anggote MRP Papua Barat dari Kaimana, Sofyan Taruri mengatakan, dirinya terlambat memasukkan berkas karena banyak kendala yang dihadapinya. 

“Kegiatan ini kan tertutup sekali. Hanya sebatas orang-orang ‘dalam’. Waktunya mepet sekali, karena di distrik-distrik sana masyarakat belum mengetahui secara baik. Artinya kurang sosialisasi, dan partisipasi kami untuk mendaftarkan diri karena kami juga ingin berbuat untuk negeri ini,” katanya. 

Ia pun meminta agar rekrutmen dan proses selanjutnya dilakukan sosialisasi sehingga diketahui masyarakat luas.

“Satu bulan sebelum dibentuk panitia daerah rekrutmen calon anggota MRPB harus sudah ada sosialisasi, sehingga hal ini bisa diketahui semua orang. Kalau seperti ini kan terbatas sekali,” katanya. (Jacob Owen)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Pencaker di Bintuni palang kantor Disnakertrans

Selanjutnya

Hanya dua perusahaan ikan kantongi AMDAL di Kaimana

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe