Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Pelajaran Bahasa Sentani di sekolah dikaji 
  • Selasa, 02 Mei 2017 — 10:10
  • 1211x views

Pelajaran Bahasa Sentani di sekolah dikaji 

Namun untuk penerapan penggunaan bahasa Sentani di sekolah-sekolah di Kabupaten Jayapura belum sepenuhnya berjalan dengan baik, karena masih dilakukan pengkajian oleh Balai Bahasa Papua, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua, dan Disdikbud Kabupaten Jayapura.
Kepala Balai Bahasa Papua Toha Machsum memberikan sambutan pada seminar sehari dengan tema Merawat Kebinnekaan Melalui Sastra – Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
Editor : Syofiardi
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Jayapura, Jubi – Pencanangan menggunakan bahasa daerah Sentani (bahasa ibu-red) yang dilakukan Distrik Sentani Timur yang digagas Kepala Distrik Sentani Timur Steven Ohee beberapa waktu lalu bekerjasama dengan Balai Bahasa Papua dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan masih berjalan dengan baik.
 
Namun untuk penerapan penggunaan bahasa Sentani di sekolah-sekolah di Kabupaten Jayapura belum sepenuhnya berjalan dengan baik, karena masih dilakukan pengkajian oleh Balai Bahasa Papua, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua, dan Disdikbud Kabupaten Jayapura.
 
Demikian disampaikan Kepala Balai Bahasa Papua Toha Machsum kepada Jubi disela seminar sehari “Merawat Kebinnekaan Melalui Sastra” di Aula Balai Bahasa Papua, Kamis (27/4/2017).
 
"Revitalisasi bahasa Sentani berbasis komunikasi yang pernah kami lakukan akan kita tindaklanjuti dalam bentuk lomba-lomba pidato dengan menggunakan bahasa Sentani, namun untuk diterapkan di sekolah-sekolah memang masih perlu dikaji lebih mendalam," katanya.
 
Machsum menjelaskan, jika penggunaan bahasa Sentani tersebut dimasukan dalam kurikulum atau tidak sama sekali tidak berdampak negatif.
 
“Kita akan tetap dorong agar bukan hanya bahasa Sentani saja, tetapi bahasa-bahasa daerah yang ada di Papua bisa diaplikasikan dalam kegiatan ektrakulikuler atau dimasukan dalam kurikulum setiap sekolah di setiap daerah di Papua,” ujarnya.
 
Namun yang paling tepat sasaran, katanya, adalah melakukan berbagai perlombaan seperti debat, pidato, menulis puisi, maupun penulisan cerpen menggunakan bahasa daerah.
 
“Itu lebih memberikan nilai plus bagi masyarakat, ini juga sebagai perwujudan saat ini kita berada di tempat yang menghargai nilai-nilai luhur yang menjadi jati diri kita sebagai masyarakat lokal,” katanya.
 
Sebelumnya, Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar, Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura Herald Berhitu mengatakan, akan mendorong penggunaan bahasa ibu di setiap sekolah, khususnya di Sekolah Dasar. (*)

loading...

Sebelumnya

BEM Fakultas Kedokteran Uncen kerjasama dengan PMI

Selanjutnya

Pelayanan kesehatan di pedalaman Keerom terganggu  

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe