Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ibukota
  3. Luhut lapor hasil kunjungannya ke AS
  • Senin, 03 Oktober 2016 — 12:58
  • 1099x views

Luhut lapor hasil kunjungannya ke AS

Menko Kemaritiman sekaligus Plt. Menteri ESDM Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan hasil kunjungannya ke Amerika Serikat kepada Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta
Menko Kemaritiman sekaligus Plt. Menteri ESDM Luhut Binsar Pandjaitan. -- tempo.co
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Lina Nursanty

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jakarta, Jubi - Menko Kemaritiman sekaligus Plt. Menteri ESDM Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan hasil kunjungannya ke Amerika Serikat kepada Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (3/10/2016).

"Saya melaporkan hasil kunjungan ke San Fransisco mengenai energi yaitu di Kalifornia dilakukan penghematan penggunaan energi sehingga mereka bisa menghemat 5-8 persen," kata Luhut ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Menurut dia, praktik penghematan itu kemungkinan bisa diterapkan di Indonesia. "Itu program dari Kementerian Energi AS, itu bisa menghemat energi kita kalau diterapkan," ucapnya.

Menurut dia, pemerintah akan mengirim tim ke AS yang terdiri dari PLN, Bappenas, Kementerian ESDM untuk melihat ke sana.

Luhut menyebutkan dirinya juga melaporkan mengenai revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 79 tahun 2010 tentang Biaya Operasi yang dapat Dikembalikan dan Perlakuan Pajak Penghasilan dibidang usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi.

"Ketiga saya laporkan kemajuan Blok Masela. Selama beberapa bulan ini kemajuannya cukup baik. Pertemuan dua kali seminggu selalu dilakukan Kementerian ESDM, SKK Migas dan Shell," tuturnya.

Ia menyebutkan semalam dirinya juga dilapori pihak Kementerian ESDM mengenai hal itu dan hasilnya membanggakan.

"Sekarang sedang berjalan siapa berbuat apa, pada saatnya akan disampaikan secara resmi. Intinya komunikasi berjalan baik," ujarnya.

Ia menyebutkan dengan payung hukum revisi PP 79 sepertinya proyek-proyek yang belum jalan akan berjalan dengan baik.

Sementara itu mengenai "dweeling time", Luhut mengatakan perbaikan terus dilakukan. "Kami mengirim tim ke daerah. Sekarang tak boleh lagi orang-orang Pelindo bilang tidak, Kami kirim tim ke Belawan, antrean kontainer cukup panjang di sana," ungkapnya.

Ia menyebutkan untuk mengatasi masalah dwelling time harus dibangun "dry port", mekanisme kerja di dalam harus diperbaiki, kemudian harus ada "dobel crane".

"Kalau Pelindo kesulitan, ajak swasta supaya lebih transparan," tegasnya.

Menurut dia, pihaknya meminta melakukan perbaikan, tidak boleh lagi ada keterlambatan. "Itu bagian dari upaya memotong 'cost' transportasi kita yang sangat mahal," imbuhnya.

Sementara itu mengenai nama Menteri ESDM baru, Luhut tidak bersedia menyebutkan.

"Kalau itu jangan tanya saya, yang lain boleh," katanya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

23 hak cipta buku Indonesia terjual ke penerbit asing

Selanjutnya

Pemerintah berusaha pulangkan 106 jemaah haji dari Filipina

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe