Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Bomberai
  3. Jelang Pesparawi, tempat jualan marak di Kaimana 
  • Selasa, 02 Mei 2017 — 13:39
  • 1398x views

Jelang Pesparawi, tempat jualan marak di Kaimana 

Di sepanjang poros Jalan Utama Utarom lapak-lapak dan kios terbuat dari papan (sementara) yang dibangun masyarakat setempat berjejer rapi. 
Matahari terbenam di Kaimana, Papua Barat – Jubi/wikimapia.org 
Admin Jubi
redaksionline@tabloidjubi.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Kaimana, Jubi – Sejumlah tempat penjualan mulai tampak di Kaimana, ibu kota Kabupaten Kaiman, Papua Barat menjelang Pesta Paduan Suara Gerejawai XII (Pesparawi) se-Provinsi Papua dan Papua Barat, September 2017. 

Di sepanjang poros Jalan Utama Utarom lapak-lapak dan kios terbuat dari papan (sementara) yang dibangun masyarakat setempat berjejer rapi. 

Meski demikian, seorang ibu rumah tangga, Rosa meminta agar Pemkab Kaimana segera menertibkan tempat-tempat usaha tersebut. 

Menurutnya kondisi ini justru memperparah pemandangan di daerah dengan julukan ‘Kota Senja’ ini. 

“Sudah 14 tahun Kaimana menjadi kabupaten kok masih ada tempat usaha yang berdinding papan? Kalau itu di gang-gang masuk tidak apa-apa, tetapi ini di poros jalan utama. Ini merusak pemandangan. Harus ada langkah tegas dan tidak boleh dibiarkan,” katanya kepada Jubi di Kaimana, Sabtu (29/4/2017). 

Ia juga menyoroti Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Kota dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kaimana. 

“Kami masyarakat belum tahu Perda itu ada atau tidak? Kalau ada segera sosialisasi sehingga pembangunan tidak amburadul seperti sekarang. Kalau ada Perda itu kan masyarakat tahu dan akan tunduk padanya,” katanya. 

Pasalnya, DPRD Kaimana sudah mengesahkan Perda RTRW untuk dipatuhi, bahkan sudah dikonsultasikan ke Pemerintah pusat dan provinsi. 

“Hanya saja apa yang kurang itu yang kami belum tahu,” katanya legislator dari partai PAN, Ridwan Obaier.

Ketua Komisi C DPRD Kaimana ini sependapat jika Perda RTRW disosialisasikan agar diketahui masyarakat.

“Contoh dalam tata ruang kota di reklamasi taman kota, dalam RT/RW ditetapkan menjadi taman hiburan. Kok sekarang ini katanya akan dibangun gedung pertemuan untuk kegiatan Pesparawi? Silakan saja, tetapi apakah tidak bertabrakan dengan Perda RT/RW kita?” katanya. 

Ia juga mengharapkan agar Pemkab Kaimana menegur pemilik usaha di jalan-jalan utama tersebut. Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi setempat juga tak hanya mengeluarkan izin, tetapi harus mengecek lokasi usaha yang ada. (Jacob Owen)

loading...

Sebelumnya

Hanya dua perusahaan ikan kantongi AMDAL di Kaimana

Selanjutnya

APBD Kaimana belum ditetapkan, ini kata politikus Gerindra

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe