Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Pelayanan kesehatan di pedalaman Keerom terganggu  
  • Selasa, 02 Mei 2017 — 18:30
  • 1182x views

Pelayanan kesehatan di pedalaman Keerom terganggu  

Ahli gizi Puskesmas Waris, Wulan Kartika Sari mengatakan, sedikitnya delapan kampung di Distrik Waris yang telah memiliki Pustu masih sangat minim petugas kesehatannya.
Ketua Tim Unit Percepatan Pembangunan Kesehatan Papua (UP2KP)  Darwin Rumbiak berdialog dengan petugas kesehatan di Arso Barat, Kabupaten Keerom, beberapa waktu lalu – Jubi/Ist.
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Jayapura, Jubi – Akibat minimnya petugas kesehatan di Puskesmas Pembantu (Pustu) di kampung-kampung di Distrik Waris, Kabupaten Keerom, membuat sebagian besar masyarakat tak tersentuh layanan kesehatan.
 
Ahli gizi Puskesmas Waris, Wulan Kartika Sari mengatakan, sedikitnya delapan kampung di Distrik Waris yang telah memiliki Pustu masih sangat minim petugas kesehatannya.
 
“Kalau ada kampung yang belum ada Pustu, kami saat gelar Posyandu sekaligus melakukan Puskesmas keliling atau pemeriksaan dan pengobatan, hampir semua kampung memiliki Pustu, tapi minim petugas medis,” kata Wulan saat melakukan monitoring kesehatan di kampung-kampung Distrik Waris kepada wartawan, Minggu (30/4/2017).
 
Dikatakan, perilaku hidup kurang sehat dan makanan kurang bergizi membuat sedikitnya asupan gizi ke dalam tubuh, terutama anak-anak.
 
“Tidak ada gizi buruk, rata-rata menyerang balita hanya penyakit Ispa dan diare, kalau satu hingga dua bulan tak ada peningkatan berat badan, berarti ada kejanggalan,” ujarnya.
 
Untuk kampung Sach, Wulan mengatakan, sebelumnya belum ada Pustu hingga pihaknya terus gelar Puskesmas dan Posyandu keliling di kampung tersebut. Namun, setelah dibangunnya Pustu melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD), ia berharap segera ada petugas kesehatan.
 
“Di kampung Sach yang paling rutin itu sebulan sekali dilakukan Posyandu, sebelum ada Pustu mereka harus berjalan kaki berkilo-kilometer jauhnya menuju Pustu Kalipay,” katanya.
 
Petugas kesehatan Puskesmas Waris, Paulus Psebo mengtakan, petugas kesehatan di Puskesmas Waris mencukupi, yang dikeluhkannya belum ada bangunan layak seperti Pustu di beberapa kampung, juga petugas yang ditempatkan di Pustu masih minim.
 
“Di Puskesmas kami tidak ada sepeda motor apalagi mobil, ini yang selalu menjadi hambatan kami saat melayani kesehatan dari kampung ke kampung lainnya,” kata Paulus. (*)

loading...

Sebelumnya

Pelajaran Bahasa Sentani di sekolah dikaji 

Selanjutnya

University of Rhode Island jajaki kerjasama dengan Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 4876x views
Anim Ha |— Sabtu, 10 Februari 2018 WP | 2803x views
Penkes |— Senin, 12 Februari 2018 WP | 2702x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe