Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Bomberai
  3. Di Kaimana, 20 siswa SMA tak lulus UN
  • Rabu, 03 Mei 2017 — 10:32
  • 1366x views

Di Kaimana, 20 siswa SMA tak lulus UN

Ketidaklulusan 20 siswa itu diketahui usai pengumuman kelulusan yang dilakukan di Kaimana, Selasa (2/5/2017).
Siswa yang meluapkan euforianya dengan coret-coret pakaian seragam dan melakukan pawai akhirnya diamankan aparat Polres Kaimana – Jubi/Jacob Owen
Admin Jubi
redaksionline@tabloidjubi.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Kaimana, Jubi – Dua puluh siswa SMA-SMK di Kabupaten Kaimana, Papua Barat dinyatakan tak lulus dalam ujian nasional tahun 2017.

Ketidaklulusan 20 siswa itu diketahui usai pengumuman kelulusan yang dilakukan di Kaimana, Selasa (2/5/2017).

Data yang dihimpun Jubi menyebutkan, 20 siswa itu antara lain; 3 orang siswa SMA Negeri 1 Kaimana, 3 siswa SMA YPPK St. Tohomas Aquino, 10 orang dari SMK YPK dan 4 dari SMK Negeri 2 Kaimana.

Sementara siswa/i yang dinyatakan lulus sebanyak 636 dari tiga SMA, tiga SMK dan satu  Sekolah Madarasah Aliah.

Dari 302 siswa yang terdaftar di SMAN 1 Kaimana hanya 299 orang yang dinyatakan lulus, SMA YPPK St. Thomas Aquino 90 orang yang lulus dari 93 orang, sementara SMA Yapis dengan 38 siswa/i peserta dinyatakan lulus 100 persen.

Sementara semua siswa SMK Negeri 1 berjumlah 16 orang dinyatakan lulus semua, SMKN 2 dari total 59 siswa/i yang terdaftar sebagai peserta ujian, 55 orang tak lulus dan SMK YPK Efata 117 dinyatakan lulus atau sebanyak 96,77 % serta Madrasha Aliah 21 siswa/siswi dinyatkan lulus.

Guru Kurikulum pada SMK Negeri 2 Kaimana, Girmanto kepada Jubi mengaku puas dengan hasil ujian tersebut.

“Kami ingin agar hasil yang kami peroleh adalah 100 persen. Tapi begitulah, ada yang tidak bisa lanjut sampai selesai. Hasil kelulusan hari ini saya yakin ini yang menjadi harapan semua pihak, baik sekolah maupun orang tua,” katanya.

Pihaknya boleh berbangga sebab mendapat nilai tertinggi dari 3 SMK, yaitu jurusan Akuntansi Perkantoran. Siswa bernama Ririn Utarri Toisuta mendapatkan jumlah nilai 90 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Di tempat terpisah, salah satu siswa yang namanya tak mau disebutkan mengaku senang atas kelulusan yang dicapai. Ia dan teman-temanya pun melakukan aksi coret-coret pada pakaian seragamnya sebagai luapan syukur dan bangga.

“Selama 12 tahun kami sekolah dari SD-SMA dan hari ini terbukti bahwa kami lulus. Jadi, kami puas akan hasil ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua, dan guru kami. Kalau bukan mereka hari ini kami tak bisa lulus,” katanya.

Di sejumlah lokasi aparat Polres Kaimana bersiaga untuk mencegah konvoi kendaraan yang dilakukan oleh siswa/siswi yang lulus ujian, sehingga tak mengganggu ketertiban lalu lintas.

Polisi pun berhasil membubarkan anak-anak berseragam SMA yang sudah berkumpul dengan baju penuh coretan.

“Ini kami lakukan agar tidak terjadi hal-hal yang kami lakukan, karena biasanya anak-anak sekolah kalau sudah lulus melakukan konvoi secara sadar maupun tidak sadar,” kata Kabag Ops Polres Kaimana, AKP Zakrias Siryei. (Jacob Owen)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

APBD Kaimana belum ditetapkan, ini kata politikus Gerindra

Selanjutnya

Petugas kebersihan libur, sampah menumpuk 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe