Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Meepago
  3. Truk terbalik, sembilan nyawa melayang
  • Rabu, 03 Mei 2017 — 10:40
  • 1466x views

Truk terbalik, sembilan nyawa melayang

Berdasarkan kesaksian Sipriana Pekei, salah satu korban yang selamat, mereka—bersama umat Gereja Katolik Egebut—menyewa truk tersebut untuk mengangkat pasir di kali Tukaa, yang akan digunakan untuk membangun kantor sekretariat gereja.
Warga sedang mencari korban dibantu alat berat di TKP, Tetoode butu, Moanemani - Dogiyai, Selasa (2/5/2017). – Jubi/Philemon Keiya
Yuliana Lantipo
yuliana_lantipo@tabloidjubi.com
Editor : Admin Jubi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Dogiyai, Jubi –
Dogiyai kembali berduka. Kejadian memilukan yang merenggut sembilan nyawa di tempat kejadian. Satu orang kritisdinyatakan juga kritis dan belasan orang lainnya luka-luka. Semua masih berumur belasan tahun. Hal tersebut dilaporkan narsum Jubi dari Dogiyai, Philemon Keiya pada Selasa (2/5/2017).
 
Philemon melaporkan truk bernomor polisi PA 9857 K itu dikendarai Ansori, pria 47 tahun asal Jawa yang sudah lama bekerja sebagai sopir di Moanemani. Ia juga ditemukan tewas.
 
Berdasarkan kesaksian Sipriana Pekei, salah satu korban yang selamat, mereka—bersama umat Gereja Katolik Egebut—menyewa truk tersebut untuk mengangkat pasir di kali Tukaa, yang akan digunakan untuk membangun kantor sekretariat gereja.
 
“Sejak pagi kami sudah angkat pasir. Setelah itu, untuk yang pertama kali sudah diantar ke sana (Egebutu, red),” katanya di tempat kejadian perkara (TKP) Jalan Baru, Tetoode butu, Moanemani.
 
Sekembali dari Egebutu, kata Pekei, sopir siap kembali antar ke Egebutu. “Karena sudah siang, anak-anak yang datang bersama beberapa orangtua ikut pulang bersama truk,” katanya.
 
Sesampai di tanjakan baru dekat kantor Bappeda, kata dia, truk itu mundur dan tidak kuat menanjak. Sopir sulit untuk kendalikan truk. Melihat truknya mundur, beberapa orangtua bersama anak-anak lompat menyelamatkan diri.
 
“Sopir susah kendalikan truk dan akhirnya truk terbalik di dalam got. Semua orang yang di atas truk, tertimbun pasir dan truk,” ujarnya.
 
Kepala Kampung, Mateus Dimi meminta kepada semua pihak untuk menahan diri. Semua nyawa yang sudah tewas di TKP harus dibawa pulang ke rumah dan dimakamkan. “Sementara untuk yang masih hidup, saya harap semua selamat,” tegas Dimi.
 
Lanjutnya, “Kepada siapa pun, jangan buat gerakan tambahan. Ini sudah banyak nyawa yang tewas. Saya mau urus yang sudah meninggal, terlebih bagi anak-anak yang masih hidup.”
 
Kepala Satuan Pol PP Dogiyai, Simon Anou meminta kepada para petugas medis untuk menangani secara serius dan berusaha selamatkan bagi anak-anak yang masih luka-luka. (*)
 
Petugas kesehatan, Mantri Martinus Tebai, menyebutkan nama dan umur korban yang meninggal sebagai berikut.
 
1.      Sepina Edowai (12 tahun) perempuan
2.      Nando Anou (11 tahun) laki-laki
3.      Yohanes Dimi (12 tahun) laki-laki
4.      Novela Dimi (12 tahun) perempuan
5.      Aprida Pekei (9 tahun) perempuan
6.      Paulina Dimi (13 tahun) perempuan
7.      Simon Pigome (10 tahun) laki-laki
8.      Rita Auwe (11 tahun) perempuan
9.      Laorensia Auwe (11 tahun)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Yulianus Rumboirusi lantik empat ketua DPD PAN wilayah Meepago

Selanjutnya

Rabu, pengumuman hasil UN SMA/SMK se-Dogiyai

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe