Konferensi Luar Biasa
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Domberai
  3. Semua orang bertanggung jawab memajukan pendidikan di Sorong
  • Rabu, 03 Mei 2017 — 13:58
  • 1126x views

Semua orang bertanggung jawab memajukan pendidikan di Sorong

Ia mengatakan, 2 Mei merupakan sejarah yang kembali mengingatkan akan sosok Ki Hadjar Dewantara yang lahir pada 2 Mei 1889 dan Bapak Pendidikan Nasional, yang berperan besar dalam menggagas ataupun merintis pendidikan
Ilustrasi Hardiknas - analisadaily.com
Niko MB
ness@tabloidjubi.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Sorong, Jubi – Tidak hanya Pemerintah, semua orang bertanggung jawab dalam mewujudkan percepatan pendidikan yang merata dan berkualitas di Kota Sorong, papua Barat. 

Hal ini dikatakan Wakil Wali Kota Sorong, dr.Hj. Pahimah Iskandar selaku inspektur upcara dalam upacara bendera di Sorong dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), di Lapangan Apel Kantor Walikota Sorong, Selasa (2/5/2017).

Ia mengatakan, 2 Mei merupakan sejarah yang kembali mengingatkan akan sosok Ki Hadjar Dewantara yang lahir pada 2 Mei 1889 dan Bapak Pendidikan Nasional, yang berperan besar dalam menggagas ataupun merintis pendidikan.

“Setiap memperingati Hari Pendidikan, kita tidak pernah lupa sosok Ki Hadjar Dewantara, karena hari pendidikan didasarkan hari kelahirannya,” katanya. 

Menurutnya, dengan pendidikan berkualitas yang merata, seluruh lapisan masyarakat dapat menjangkau layanan pendidikan sebagaimana ikhtiar UUD 1945, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa dapat terwujud. 

Menurut Wakil Walikota Sorong, reformasi pendidikan Nasional merupakan proses yang panjang, perlu dilaksanakan secara prosedural, sistematis, dan bertahap.

Ia mengharapkan Hardiknas 2017 pelaksana dan pemangku kepentingan pendidikan hingga seluruh warga dapat memberikan dukungan, sehingga seluruh masyarakat dapat mengenyam pendidikan yang berkualitas. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sorong, Hermin Matadung menolak diwawancarai wartawan terkait Hardiknas. 

Salah satu wartawan lokal, Ones menyesalkan hal tersebut. “Kami bingung kenapa dia tolak. Padahal ini momennya untuk melihat apa potret pendidikan di Kota Sorong selama ini sudah bagus atau belum,” katanya. 

Ketua PWI Sorong, Ruben Isir menilai penolakan ini keliru. Menurutnya kepala dinas seharusnya berbangga dengan suatu capaian dan usia pendidikan di Indonesia. (*) 

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Petugas kebersihan libur, sampah menumpuk 

Selanjutnya

Warga tangkap dua kapal pencuri ikan di Raja Ampat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe