Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. Satu dari enam bahasa daerah di Kota Jayapura terancam punah
  • Rabu, 03 Mei 2017 — 18:56
  • 2509x views

Satu dari enam bahasa daerah di Kota Jayapura terancam punah

Sanjoko mengatakan, satu bahasa daerah yang terancam punah adalah bahasa Kayu Pulo. Sedangkan yang berada di zona aman adalah bahasa Tobati, Nafri, Skouw, Nyau, dan Elseng.
Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Hubungan Pusat dan daerah Dr. James Modouw saat membuka kegiatan di Aula Balai Bahasa Papua dan Papua Barat baru-baru ini – Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Jayapura, Jubi – Dari enam bahasa daerah yang dipakai  di Kota Jayapura, satu di antaranya terancam punah karena penuturnya tinggal beberapa orang saja.
 
Demikian dikatakan Koordinator Pemetaan Bahasa Balai Bahasa Papua dan Papua Barat Yohanis Sanjoko kepada Jubi di ruang kerjanya, Rabu (3/5/2017).
 
Sanjoko mengatakan, satu bahasa daerah yang terancam punah adalah bahasa Kayu Pulo. Sedangkan yang berada di zona aman adalah bahasa Tobati, Nafri, Skouw, Nyau, dan Elseng.
 
"Dalam menakar apakah sebuah bahasa daerah dikatakan kuat atau punah ada beberapa hal yang menjadi bahan untuk dilakukan evaluasi, di antaranya faktor transmisi, jumlah penurut, proporsi penurut, peralihan, respon bahasa, ketersediaan bahan ajar, sikap pemerintah, sikap pemilik bahasa, jumlah, dan kualitas dokumen," katanya.
 
Sanjoko menambahkan dari beberapa hal tersebut untuk di Indonesia ada enam aspek atau golongan untuk mengetahui sejauh mana penyebaran bahasa daerah tersebut di suatu wilayah atau kampung.
 
"Kebanyakan di Papua, satu kampung dengan kampung lain memiliki bahasa yang berbeda-beda atau memiliki dialek yang berbeda, untuk menakar hal tersebut, diklasifikasikan sesuai dengan kategori, yaitu kategori aman, kemudahan, mantap, dan stabil, selain itu terancam punah, kritis, dan punah," ujarnya.
 
Untuk bahasa Kayo Pulo masuk dalam kategori terancam punah karena penuturnya hanya tinggal beberapa orang saja.
 
Pengkaji Bahasa, Balai Bahasa Papua dan Papua Barat Ely Maramuri menghimbau kepada para orang tua agar mempunyai peran lebih penting untuk menanamkan bahasa daerah kepada anak-anaknya. (*)

loading...

Sebelumnya

Lima bahasa daerah di Tanah Papua telah punah

Selanjutnya

Balai Bahasa terbitkan 6 kamus bahasa daerah Tanah Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe