Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Legislator tak yakin oknum TNI penikam warga Paniai ditindak
  • Kamis, 04 Mei 2017 — 09:59
  • 1271x views

Legislator tak yakin oknum TNI penikam warga Paniai ditindak

"Saya tahu komandanya tidak akan memberi sanksi sesuai perbuatan oknum anggotanya yang diduga melakukan itu kalaupun dia terbukti bersalah. Setiap kasus, kalau pelaku adalah oknum aparat keamanan, bisa dikata pelaku selalu pada posisi aman. Kasus Paniai berdarah, 8 Desember 2014 adalah buktinya," kata Kadepa ketika menghubungi Jubi via teleponnya, Rabu (3/5/2017).
Ilustrasi Anggota TNI - Dok. Jubi
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Laurenzus Kadepa, legislator Papua dari daerah pemilihan Paniai, Deiyai, Dogiyai, Mimika, Intan Jaya dan Nabire pesimis dua oknum anggota TNI 753 Paniai yang diduga menikam dua warga di Uwibutu, Paniai, Senin (1/5/2017) akan ditindak oleh kesatuannya.

Belajar dari berbagai kekerasan oleh aparat keamanan terhadap warga sipil di Papua selama ini, Laurenzus sangsi terduga pelaku penikam warga Paniai akan ditindak.

"Saya tahu komandanya tidak akan memberi sanksi sesuai perbuatan oknum anggotanya yang diduga melakukan itu kalaupun dia terbukti bersalah. Setiap kasus, kalau pelaku adalah oknum aparat keamanan, bisa dikata pelaku selalu pada posisi aman. Kasus Paniai berdarah, 8 Desember 2014 adalah buktinya," kata Kadepa ketika menghubungi Jubi via teleponnya, Rabu (3/5/2017).

Meski pesimis, namun Kadepa tetap meminta kepada pihak Kodam XVII/Cenderawasih, Korem Biak dan Sub Den Pom Nabire dan Kodim Paniai segera membentuk tim dan memeriksa, serta menindak oknum anggota TNI itu.

Katanya, informasi yang ia peroleh, Kodam XVII/Cenderawasih telah menurunkan tim ke Paniai dan meminta keterangan berbagai pihak termasuk saksi korban.

Menurutnya, dimomen seperti inilah, institusi TNI harus membuktikan kepada publik, tidak melindungi oknum anggotanya yang terbukti bersalah.

"Aparat keamanan di Papua jangan selalu menghadapi masyarakat sipil dengan kekerasan. Itu berlebihan. Saya juga tidak yakin dengan keterangan pihak kodam yang menyebut korban luka karena kena seng saat berusaha melarikan diri," ujarnya.

Sebelumnya, dua warga Paniai, Yus Degei dan Piet Degei mengalami luka tikam oleh oknum anggota TNI yang betugas di wilayah itu.

Dikutip dari suarapapua.com, Yus Degei mengalami luka sobek di dagu sebelah kiri. Piet Degei, mendapat tiga luka luka di punggung tulang belakang.

Menurut Yus Degei, tidak benar jika ia mencuri di salah satu kios seperti yang dituduhkan. Katanya, ketika itu ia ke kios untuk membeli sabun. Lantaran ketika itu pemilik kios tak ada, Yus keluar dari kios tersebut. Rekannya, Piet Degei menunggu di luar. Keduanya akan pindah membeli ke kios sebelah. Namun tiba-tiba pemilik kios menuduhnya mencuri.

"Padahal saya tidak curi satu barangpun. Saya tunjukkan isi noken yang saya bawa. Tapi ibu pemilik kios terus menuduh saya curi. Dia langsun telepon tentara," kata Yus Degei.

Tak berselang lama kata dia, dua oknum TNI tiba dilokasi. Tanpa bertanya, oknum TNI itu langsung menyerang kedua korban.

"Mereka datang langsung keluarkan parang panjang dan tikam saya. Untung saya mengelak. Dagu saya yang sobek. Kalau tidak, tidak tahu apa yang terjadi. Mungkin kepala saya terbelah,” ujarnya.

Masyarakat di sekitar lokasi kemudian membawa keduanya ke Rumah Sakit Madi, Paniai untuk menjalani perawatan. Sementara kedua terduga pelaku langsung meninggalkan lokasi kejadian.

Namun pihak Kodam XVII/Cenderawasih menyebut tidak benar korban ditikam. Luka yang dialami kedua korban lantaran terkena seng ketika akan melahirkan diri.

"Masalah ini sudah diselesaikan tokoh masyarakat di sana. Masalah ini muncul karena ada anggota dipukul pelaku. Ketika itu tidak ada anggota yang membawa pisau," kata Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf. Teguh Pudji Raharjo. (*)
 

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

PSU 18 Distrik di Tolikara dilaksanakan 16 Mei

Selanjutnya

Mengabdi 10 tahun, nasib honorer K2 tak jelas

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe