Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Saireri
  3. Tanah Pasar Samabusa sudah miliki surat pelepasan adat
  • Jumat, 05 Mei 2017 — 09:06
  • 1401x views

Tanah Pasar Samabusa sudah miliki surat pelepasan adat

“Pemerintah tidak bisa mengambil, melakukan atau membangun di atas lahan tanpa tanpa izin dari masyarakat pemilik hak ulayat ataupun kepala suku yang bersangkutan,” kata Bupati saat ditemui wartawan di Nabire, Kamis (4/5/2017).
Bupati Nabire dalam suatu kesempatan – Jubi/Titus Ruban
Titus Ruban
titus@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Nabire, Jubi – Bupati Nabire Isaias Douw mengatakan Pasar Samabusa yang diresmikan pada Rabu (3/5/2017) lalu telah memiliki surat pelepasan adat dari masyarakat adat pemilik hak ulayat.

“Pemerintah tidak bisa mengambil, melakukan atau membangun di atas lahan tanpa tanpa izin dari masyarakat pemilik hak ulayat ataupun kepala suku yang bersangkutan,” kata Bupati saat ditemui wartawan di Nabire, Kamis (4/5/2017).

Bupati menjelaskan, semua proses telah dilakukan. “Artinya, setelah negosiasi lalu suku mengeluarkan surat pelepasan adat dan kemudian diurus sertifikatnya, baru pemerintah membangun,” jelas Bupati.

Bupati Nabire menegaskan apabila ada kelompok yang tidak menyetujui, mereka harus menanyakan kembali kepala suku, secara baik-baik.

“Saya berharap kepada kepala suku dan pemilik hak ulayat di Nabire, kedepan apabila ada tanah atau lokasi yang hendak dibeli oleh pemerintah guna pembangunan sebaiknya berunding yang baik dengan masyarakatnya dahulu,” pintanya.

Bupati Isaias menegaskan, kepala suku atau yang dipercayakan mengurus tanah adat, kedepan harus mengumpulkan semua masyarakatnya sebelum menjual tanah pada pemerintah.

“Jelaskan dengan baik dan sampaikan bahwa ini seperti begini. Musyawarahkan yang baik dan pastikan bahwa semua warga telah menyetujui baru laporkan kepada pemerintah untuk diproses,” katanya.

Ia mengingatkan, jangan sampai ada protes di kemudian hari. “Kita di Papua, tidak ada tanah atau lokasi milik pribadi. Tanah itu milik kelompok secara kolektif yang disebut suku,” katanya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Pengelola objek wisata Biak ikuti pelatihan kuliner

Selanjutnya

Bupati resmikan Jemaat Kasih Rawawudo

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe