Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Mahasiswa minta pemkab Jayawijaya bangun asrama
  • Minggu, 07 Mei 2017 — 17:59
  • 1101x views

Mahasiswa minta pemkab Jayawijaya bangun asrama

“Akibatnya asrama kontrakan penuh dan kebanyakan dari mereka menumpang di rumah keluarga,” katanya kepada Jubi di Abepura, Sabtu (5/5/2017).
Rumah kontrakan yang selama ini dihuni mahasiswa dan mahasiswi Jayawijaya wilayah Sentani, menampung lebih 25 orang – Jubi/ Agus Pabika.
Agus Pabika
pabikaa169@gmail.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Jayapura, Jubi - Mahasiswa Jayawijaya kota studi Jayapura wilayah Sentani meminta Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua untuk membangun asrama permanen untuk putra dan putri Jayawijaya di Sentani.
 
Sepianus Lokobal,  mahasiswa Jayawijaya yang berdomisili di rumah kontrakan Pemda Jayawijaya di Sentani mengatakan, saat ini terjadi peningkatan jumlah pemuda Jayawijaya yang kuliah di 8 perguruan tinggi di Sentani.
 
“Akibatnya asrama kontrakan penuh dan kebanyakan dari mereka menumpang di rumah keluarga,” katanya kepada Jubi di Abepura, Sabtu (5/5/2017).
 
Ia mengatakan, jumlah mahasiswa asal Jayawijaya di Sentani terdata 376 orang. Jika ditambah pelajar SMP dan SMA jumlah seluruhnya 400 orang.
 
“Namun kata mantan ketua HMPJ Nius Asso, pelajar masih tanggungan orang tua," ujarnya.
 
Menurutnya, proposal pembangunan asrama yang permanin sudah diusulkan pada 2014 bersamaan dengan pembangunan asrama Nayak I Kamkey yang dibangun pada 2015.
 
“Kata ketua perwakilan Anton Wetipo,  Asrama wilayah Sentani rencananya akan direalisasikan 2016, untuk sementara Pemkab Jayawijaya memberikan dana kontrakan Rp50 juta, namun dana ini bermasalah karena digunakan sepihak oleh mantan Ketua I Himpunan Mahasiswa dan Pelajar Jayawijaya (HMPJ) tanpa sepengetahuan tim yang membuat proposal pembangunan asrama permanen,” katanya.
 
Septinus Lagowan, ketua kordinator wilayah Sentani mengatakan, meski Pemkab Jayawijaya memberian rumah kontrakan, namun tidak bisa menampung semua mahasiswa yang ada di wilayah Sentani, sehingga dibutuhkan asrama yang permanen untuk menampung semuanya.
 
"Selama ini teman-teman tidak bebas dan nyaman belajar di tempat tinggal sebelumnya, karena berbagai aktivitas dan kesibukan di mana mereka menumpang di rumah keluarga, namun dengan adanya asrama permanen sangat membantu semua mahasiswa yang ada agar fokus, bersemangat, dan akan rajin belajar, serta berdiskusi bersama di satu honai," ujarnya.
 
Ia menambahkan, saat ini pemilik kontrakan juga menyuruh para mahasiswa keluar dan  menunggu tanggal kontrak berakhir 30 Maret 2017. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Satgas Kaki Telanjang dan Terapung akan berakhir 2018

Selanjutnya

Pendiri IKB PPM-Elima ingatkan organisasi bukan wadah politik

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 4048x views
Anim Ha |— Sabtu, 10 Februari 2018 WP | 2691x views
Penkes |— Senin, 12 Februari 2018 WP | 2558x views
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe