Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Kepala terminal Wamanggu disinyalir lakukan pungli
  • Selasa, 09 Mei 2017 — 13:15
  • 1260x views

Kepala terminal Wamanggu disinyalir lakukan pungli

“Kalau ditotal, jumlah yang kami setor sekitar 13 juta rupiah. Penyetoran tidak dilakukan bersamaan. Kalau ada uang baru sopir menyetor,” tuturnya.
Mobil tujuan Tanah Merah, Boven Digoel sedang parkir di terminal Wamanggu – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Angela Flassy

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Merauke, Jubi - Kepala Terminal Wamanggu, Gabriel Refra diduga melakukan pungutan liar (pungli). Uang sebesar Rp680 ribu disetorkan sebagai jaminan agar mobil berplat kuning dapat  masuk dan parkir dalam Terminal Wamanggu untuk parkir dan mengambil penumpang jurusan Ulilin, Elikobel maupun Muting.

Perwakilan para sopir, Darwis kepada sejumlah wartawan Senin (8/5/2017) menuturkan Jumlah  supir yang menyetorkan uang sekira 20 orang.

Namun kenyataan, lanjut Darwis, mobil plat kuning tidak masuk rutin dalam terminal. “Kami juga tidak mengerti karena uang yang diminta kepala terminal, tak ada bukti autentik sebagai pegangan  para sopir,” ujarnya.

“Kalau ditotal, jumlah yang kami setor sekitar 13 juta rupiah. Penyetoran tidak dilakukan bersamaan. Kalau ada uang baru sopir menyetor,” tuturnya.

Darwis menambahkan, pihaknya telah bersepakat dengan para sopir lain untuk mendatangi Kepala Terminal Wamanggu sekaligus meminta kembali uang tersebut.

Secara terpisah Kepala Terminal Wamanggu, Gabriel Refra membantah telah melakukan pungli tehadap para sopir. “Memang betul ada setoran uang  dari para sopir, tetapi setelah saya terima, langsung menyerahkan ke Organda,” tegasnya.

Nantinya, lanjut dia, uang dimaksud digunakan  Organda memroses pelat mobil dari warna hitam ke kuning. “Ya,  Organda akan mengurus bersama Dishub  dan Satlantas. Tetapi saya dapat informasi jika semua pelat telah diproses,” katanya.

“Jadi, uang yang disetorkan para sopir, tidak pernah saya ambil satu rupiah untuk kepentingan pribadi. Semua disetorkan langsung ke pihak Organda,” tuturnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Dewan minta pembangunan kantor Bupati Merauke dilanjutkan

Selanjutnya

Jemur gabah, petani hanya andalkan panas matahari

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe