Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Rambutan Merauke laris manis
  • Rabu, 10 Mei 2017 — 15:32
  • 1472x views

Rambutan Merauke laris manis

Seorang pembeli, Anita Natan mengaku, rambutan Merauke memiliki khas berbeda, karena sangat manis. Apalagi masih segar, karena baru dibawa dari kampung.
Beberapa orang sedang membeli rambutan yang dijual di pinggir jalan Ahmad Yani –Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Angela Flassy
LipSus
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP
Features |
Kamis, 13 September 2018 | 18:55 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Merauke, Jubi - Dalam dua pekan terakhir, ruas jalan Ahmad Yani, tampak ramai setiap hari. Orang terus berdatangan, siang maupun malam hari untuk membeli rambutan yang didatangkan dari Distrik Muting, Elikobel dan Ulilin.

Selain rambutan, juga durian  dari Mindip Tanah, Kabupaten Boven Digoel. Tampak suasana sekitarnya ramai dan kendaraan yang melintas harus pelan, lantaran rambutan maupun durian, dijual di pinggir badan jalan.

Anwar (40) salah seorang penjual rambutan kepada Jubi Selasa (9/5/2017) menuturkan, dirinya  tidak langsung ke Bupul membeli rambutan di sana. Namun, melalui orang yang merupakan kepercayaannya yang, mengambi.

“Memang sekarang lagi musim rambutan. Sehingga puluhan orang menjual di pinggir jalan Ahmad Yani,” ujarnya.

Rambutan yang dijual, kata dia, antara Rp 15.000-20.000. “Kalau Rp 20.000 itu, buahnya lebih besar dan baru diambil dari Bupul. Setiap hari pasti banyak warga datang membeli,” tuturnya.

Ditanya pendapatan setiap hari, Anwar enggan menyebutkan secara jelas. “Seiap hari pembeli mencapai belasan orang,” katanya.

Seorang pembeli, Anita Natan mengaku, rambutan Merauke memiliki khas berbeda, karena sangat manis. Apalagi masih segar, karena baru dibawa dari kampung.

“Sudah beberapa minggu terakhir, saya membeli rambutan terus. Karena rasa manisnya yang membuat ketagihan untuk terus makan,” tuturnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Longboat terbalik saat menuju kampung Sabon, seorang guru hilang

Selanjutnya

Pemkab Merauke didesak resmikan patung Kristus Raja

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe