Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Saireri
  3. Bupati Nabire tegaskan los dalam pasar tidak diperjualbelikan
  • Kamis, 11 Mei 2017 — 18:46
  • 1791x views

Bupati Nabire tegaskan los dalam pasar tidak diperjualbelikan

Bupati menekankan, pasar merupakan pusat dari segala perekonomian dan fasilitas yang telah disediakan oleh pemerintah. Untuk itu harus dinikmati dan dipergunakan sebaik-baiknya oleh masyarakat.
Bupati Nabire ketika meresmikan dam membuka pintu kantor UPTD pasar tradisional samabusa distrik teluk kimi nabire – Jubi/Titus Ruban  
Titus Ruban
titus@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Nabire Jubi – Tempat berjualan yang berada di dalam pasar, seperti blok, los dan tempat jualan lainnya yang telah disediakan pemerintah, tidak boleh diperjualbelikan oleh siapapun. Baik oleh pengelola pasar, UPTD atau siapapun.

Hal tersebut dikatakan Bupati Nabire, Isaias Douw saat meresmikan pasar tradisional di Sama Busa, Distrik Teluk Kimi dan Pasar sentral Kalibobo Nabire, Rabu (3/5/2017).

Bupati menekankan, pasar merupakan pusat dari segala perekonomian dan fasilitas yang telah disediakan oleh pemerintah. Untuk itu harus dinikmati dan dipergunakan sebaik-baiknya oleh masyarakat.

“Jaga kebersihan, jangan ada pencuri, perampok, pungli ada di dalam pasar,” katanya.

Tujuan pasar tersebut, kata Bupati untuk memberdayakan segala potensi yang ada di kampung. Dengan harapan, masyarakat termotivasi dan mengembangkan potensi yang dimilikinya, sehingga semua lapisan masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan yang adil dan merata.

Bupati berharap dengan terbangunnya sejumlah bangunan kios pasar sentral Kalibobo dan juga di Samabusa  tersebut, diharapkan dapat menciptakan peningkatan kuantitas dan  kualitas sarana pedagangan untuk mendukung pasokan dan ketersediaan barang, terutama bahan pokok serta pelaksanaan tertib ukur.

“Saya berharap agar beberapa bangunan kios pada pasar dan tempat jualan yang sudah dibangun ini mempunyai kaidah, yakni bersih, aman, nyaman, segar dan ramah,” jelasnya.

Sementara itu, kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Nabire, Agus Bambang mengatakan pembangunan pasar tradisional Samabusa bersumber dari dana kementerian perdagangan tahun 2014-2016.

“Dengan biaya sebesar  tujuh miliar lima ratus  tiga puluh ribu rupiah,” katanya.

Pasar tradisional Samabusa memiliki 100 unit los kios, dua unit los pasar dan satu unit kantor UPTD.

Sedangkan Pasar Sentral Kalibobo menelan biaya dari Kementerian Perdagangan sebesar Rp9 miliar lebih dengan spesifikasi yaitu, 75 unit los kios, 1 unit kantor ukur ulang dan 1 unit MCK dan drainase. (*)

loading...

Sebelumnya

Bupati Nabire ajak jemaat Syalom Nabire dukung pembangunan

Selanjutnya

Pemkab Nabire akan tertibkan pasar liar

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe