Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Puskesmas Kustra nilai Satgas Kijang sangat membantu
  • Jumat, 12 Mei 2017 — 18:25
  • 1059x views

Puskesmas Kustra nilai Satgas Kijang sangat membantu

"Jujur, dengan hadirnya Satgas Kijang persoalan masyarakat terkait pelayanan kesehatan sangat terbantu, apalagi rumah sakit yang berada di kota sangat jauh," katanya kepada Jubi di Kasonaweja, Rabu (11/5/2017). 
Reski Putra Mambala, petugas Satgas Kijang saat memberikan pelayanan kesehatan di Kampung Dusi, Distrik Mamberamo Tengah Timur – Jubi/ist.
Roy Ratumakin
Editor : Syofiardi
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Kasonaweja, Jubi – Kampung Kustra, Distrik Mamberamo Tengah Timur terletak cukup jauh dari pusat kota Kasonaweja, Kabupaten Mamberamo Raya yang selama ini menjadi salah satu distrik yang sangat terisolasi masalah pelayanan kesehatan.

Namun dengan masuknya Satuan Tugas (Satgas) Kijang atau Kaki Telanjang, lambat laun persoalan kesehatan di kampung tersebut mulai teratasi. Kepala Puskesmas Kustra, Apsalon mengatakan, pihaknya sangat terbantu dengan hadirnya satgas tersebut.

"Jujur, dengan hadirnya Satgas Kijang persoalan masyarakat terkait pelayanan kesehatan sangat terbantu, apalagi rumah sakit yang berada di kota sangat jauh," katanya kepada Jubi di Kasonaweja, Rabu (11/5/2017). 

Dikatakan, jarak dari Puskesmas Kustra ke Kasonaweja membutuhkan waktu dua hari perjalan menggunakan spead boad. Itu jika air sungai naik, namun kalau surut bisa satu minggu perjalanan.

Apsalon Fiang menambahkan, Puskesmas yang dipimpinnya melayani tujuh kampung, yaitu Kampung Kustra, Noyadi, Wameyadi, Biri, Eri, Obogio, dan Towau. Masyarakat di kampug-kampung tersebut sangat membutuhkan pelayanan kesehatan dan butuh bimbingan dari pemerintah untuk hidup sehat.

"Kita sebagai perpanjangan tangan pemerintah memang harus intens memberikan pemahaman kepada masyarakat bagaimana hidup sehat yang baik dan benar, apabila hidup sehat itu sudah terwujud, penyakit-penyakit juga bisa dihindari," katanya.

Di tempat terpisah, Reski Putra Mambala, seorang Satgas Kijang yang bertugas di Puskesmas Kustra mengatakan, masyarakat di kampung-kampung yang terlayani Puskesmas Kustra berharap tenaga kesehatan yang datang melayani harus tinggal bersama-sama dengan mereka di kampung-kampung tersebut.

"Masyarakat senang kalau tenaga kesehatan tinggal di tempat dan tidak pergi ke mana-mana, sehingga apabila mereka mengalami sakit bisa langsung diatasi, namun dengan keterbatasan tenaga pihaknya harus melakukan pengobatan berjalan, yaitu dari kampung ke kampung," ujarnya.

Penyakit terbanyak di sana adalah malaria dan Inpeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). (*)

loading...

Sebelumnya

Presiden berpesan bantuan pendidikan tidak disalahgunakan

Selanjutnya

Pendidikan dan ekonomi penyebab utama kesehatan di Mamra

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6122x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5720x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3822x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe